Harga Emas Antam Menguat Rp15.000 usai Empat Hari Melemah

  • 10 Sep 2026 09:25 WIB
  •  Malinau
Poin Utama
  • Harga emas batangan Antam menguat Rp15.000 pada Kamis (10/9/2026), mencapai Rp2.625.000 per gram setelah mengalami pelemahan empat hari berturut-turut.
  • Harga buyback emas Antam juga mengalami kenaikan yang sama, kini berada di level Rp2.475.000 per gram.

RRI.CO.ID, Malinau - Harga emas batangan Antam menguat Rp15.000 pada perdagangan Kamis (10/9/2026), setelah mengalami pelemahan selama empat hari berturut-turut sejak akhir pekan lalu.

Berdasarkan pembaruan harga pukul 08.43 WIB, harga emas Antam menjadi Rp2.625.000 per gram. Kenaikan dengan nilai yang sama juga terjadi pada harga buyback, yang kini berada di level Rp2.475.000 per gram.

Selisih antara harga jual dan harga buyback atau spread emas Antam hari ini mencapai Rp150.000 per gram. Penguatan tersebut menjadi pergerakan positif pertama setelah harga emas Antam sebelumnya tergerus secara akumulatif Rp60.000 per gram dalam tren pelemahan selama empat hari sebelumnya.

Investor emas di Malinau, Mariam, mengatakan perubahan harga dalam jangka pendek menjadi hal yang biasa dalam investasi emas. Menurutnya, pengalaman berinvestasi membuat dirinya tidak hanya melihat kenaikan atau penurunan harga harian, tetapi juga mempertimbangkan fungsi emas sebagai aset yang dapat disimpan dalam jangka panjang.

"Kalau saya, naik turunnya harga setiap hari itu biasa. Yang lebih penting bagaimana kita melihat emas sebagai simpanan dan investasi untuk jangka panjang," ujar Mariam.

Mariam menilai salah satu kelebihan emas sebagai instrumen investasi adalah relatif mudah dicairkan ketika pemilik membutuhkan dana. Kondisi tersebut menjadi pertimbangan baginya dalam mempertahankan emas sebagai bagian dari aset investasi.

"Emas juga cukup likuid. Ketika memang membutuhkan dana, emas bisa dijual kembali dengan mudah dan cepat. Jadi bukan hanya soal menunggu harga naik, tetapi ada kemudahan untuk mencairkannya ketika diperlukan," katanya.

Ia mengaku tetap memperhatikan perkembangan harga emas sebelum memutuskan membeli maupun menjual. Menurutnya, penurunan harga tidak selalu menjadi alasan untuk langsung melepas kepemilikan emas, terutama jika tujuan investasi masih untuk jangka panjang.

"Pengalaman saya, jangan terlalu terpaku pada harga hari ini. Kalau tujuan awalnya investasi, kita tetap melihat kebutuhan dan jangka waktunya. Saat harga turun pun tak harus panik menjual," ujar Mariam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....