Sempat Menguat, Harga Emas Antam Turun Rp25 Ribu
- 11 Sep 2026 19:44 WIB
- Malinau
Poin Utama
- Harga emas Antam turun Rp25.000 per gram menjadi Rp2.600.000 pada perdagangan Jumat (11/9/2026) berdasarkan pembaruan harga pukul 09.04 WIB.
- Penurunan ini terjadi setelah emas sempat menguat Rp15.000 per gram pada hari sebelumnya, menunjukkan volatilitas pasar emas.
RRI.CO.ID, Malinau - Harga emas Antam kembali mengalami penurunan pada perdagangan Jumat (11/9/2026), setelah sehari sebelumnya sempat menguat Rp15.000 per gram.
Berdasarkan pembaruan harga pada pukul 09.04 WIB, harga emas Antam turun Rp25.000 menjadi Rp2.600.000 per gram, dari posisi sebelumnya Rp2.625.000 per gram.
Penurunan serupa terjadi pada harga buyback yang terkoreksi Rp25.000 menjadi Rp2.450.000 per gram. Selisih antara harga jual dan harga buyback emas Antam saat ini mencapai Rp150.000 per gram.
Penurunan hari ini kembali menambah tekanan terhadap harga emas setelah sebelumnya mengalami pelemahan selama empat hari berturut-turut sejak akhir pekan lalu.
Bagi investor emas di Malinau, pergerakan harga harian tidak serta-merta menjadi alasan untuk melepas kepemilikan.
Fitri investor emas di Malinau, mengatakan investasi emas tetap diarahkan untuk tujuan jangka panjang sehingga perubahan harga dalam jangka pendek masih menjadi bagian dari risiko investasi.
“Saya lebih ke tabungan untuk jangka panjang, karena kalau nabung uang kan pasti tergerus inflasi lama-lama, jadi kalau untuk kebutuhan jangka pendek, simpan uang, kalau jangka panjang ya emas,” ujarnya.
Ia menilai, keputusan mempertahankan emas juga berkaitan dengan ekspektasi terhadap pergerakan harga ke depan. Penurunan harga dalam beberapa hari terakhir dinilai belum cukup untuk mengubah tujuan investasi yang telah ditetapkan.
“Ekspetasi kita memang harga emas ini kan naik dalam jangka panjang, dan itu sudah teruji secara history, gampangnya gini, kita memang dihadapkan pada penurunan signifikan dibanding awal tahun lalu, tapi emas nggak pernah kembali ke harga di bawah satu juta, atau lebih rendah kan,” katanya.
Menurutnya, selain mengejar potensi kenaikan nilai, investasi emas juga dipilih karena dapat menjadi instrumen penyimpanan aset dalam jangka panjang. Karena itu, perubahan harga harian lebih banyak menjadi bahan pemantauan dibanding dasar untuk mengambil keputusan secara terburu-buru.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....