Harga Emas Antam Jatuh ke Rp2,67 Juta per Gram, Turun Empat Hari Beruntun
- 29 Agt 2026 14:39 WIB
- Malinau
Poin Utama
- Harga emas Antam terkoreksi menjadi Rp2.670.000 per gram pada Sabtu (29/8/2026), menunjukkan penurunan yang konsisten.
- Penurunan harga emas telah berlangsung selama empat hari berturut-turut sejak Rabu dengan total akumulasi penyusutan Rp98.000 per gram.
- Harga buyback emas juga mengalami penurunan sebesar Rp55.000 menjadi Rp2.523.000 per gram, dengan selisih harga jual-beli mencapai Rp147.000.
RRI.CO.ID, Malinau - Harga emas Antam kembali terkoreksi pada Sabtu (29/8/2026) hingga menyentuh level Rp2.670.000 per gram. Penurunan itu menandai hari keempat berturut-turut sejak Rabu (26/8/2026), dengan akumulasi penurunan mencapai Rp98.000.
Pada pukul 08.25 WIB, harga emas tercatat susut Rp48.000 per gram dari posisi Rp2.718.000 sehari sebelumnya. Harga buyback turut merosot Rp55.000 menjadi Rp2.523.000 per gram, sehingga selisih harga jual dan buyback kini mencapai Rp147.000.
Tren penurunan beruntun ini menjadi sorotan sejumlah kalangan, termasuk para investor emas perorangan. Salah satunya Febri, investor emas di Malinau, yang mengaku tidak menyangka harga emas justru terkoreksi setelah sempat mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa atau All Time High (ATH).
"Sebagai orang yang rutin membeli emas, bagi saya plot twist terbesar tahun ini adalah harga emas turun setelah ATH," ujar Febri.
Ia mengatakan banyak pihak sebelumnya meyakini harga emas tidak akan mengalami penurunan signifikan. Namun kenyataannya, harga emas Antam sempat berada di kisaran Rp3 juta per gram pada awal tahun dan kini turun ke sekitar Rp2,6 juta per gram.
"Banyak orang bilang harga emas nggak akan turun, nyatanya bisa turun dari sekitar Rp3 juta di awal tahun, sekarang sekitar Rp2,6 juta," katanya.
Meski demikian, Febri menilai penurunan harga saat ini tidak perlu terlalu dikhawatirkan oleh mereka yang sempat membeli emas pada harga tertinggi. Menurutnya, selama emas tidak dijual, masih terbuka peluang harga kembali naik dalam beberapa tahun ke depan.
"Selama nggak dijual, buat yang sudah terlanjur beli di harga ATH, menurut saya enggak apa-apa. Masih ada peluang untuk naik kembali beberapa tahun mendatang," ujarnya.
Ia bahkan menyarankan momentum koreksi harga ini dapat dimanfaatkan sebagai peluang membeli emas dengan harga yang lebih rendah, khususnya bagi yang memiliki dana lebih.
"Mumpung sekarang murah, beli saja dulu kalau punya dana dingin," tambah Febri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....