Harga Emas Antam Terkoreksi Rp7 Ribu per Gram

  • 04 Agt 2026 18:40 WIB
  •  Malinau
Poin Utama
  • Harga emas Antam mengalami koreksi sebesar Rp7.000 per gram menjadi Rp2.603.000 per gram pada perdagangan Selasa (4/8/2026).
  • Harga buyback atau pembelian kembali emas Antam turun Rp5.000 menjadi Rp2.374.000 per gram.
  • Selisih antara harga jual dan harga buyback emas Antam mencapai Rp229.000 per gram pada hari tersebut.

RRI.CO.ID, Malinau - Harga emas Antam kembali mengalami koreksi Rp7.000 per gram pada perdagangan Selasa (4/8/2026) setelah menguat dengan nominal yang sama pada Senin. Harga emas kini di level Rp2.603.000 per gram pada pukul 08.56 WIB.

‎Penurunan juga terjadi pada harga buyback atau harga pembelian kembali emas Antam sebesar Rp5.000 menjadi Rp2.374.000 per gram. Selisih antara harga jual dan harga buyback emas Antam saat ini mencapai Rp229.000 per gram.

‎Investor emas asal Malinau, Indra, menilai pergerakan harga yang kembali terkoreksi tidak serta-merta menjadi sinyal negatif bagi investor. Menurutnya, penurunan justru dapat menjadi momentum untuk melihat kembali peluang akumulasi emas.

‎“Kalau koreksi seperti ini, bagi investor justru bisa dilihat sebagai peluang untuk masuk secara bertahap. Yang penting bukan hanya melihat harga hari ini, tetapi tujuan investasinya,” ujar Indra.

‎Indra mengatakan, dirinya lebih melihat emas sebagai instrumen untuk menjaga nilai aset dan membangun simpanan dalam jangka panjang. Karena itu, perubahan harga beberapa ribu rupiah per gram tidak menjadi satu-satunya pertimbangan dalam mengambil keputusan.

‎“Tujuannya harus jelas. Kalau untuk jangka panjang, saya melihat koreksi harga sebagai kesempatan untuk menambah kepemilikan,” katanya.

‎Di sisi lain, selisih harga jual dengan buyback yang kini mencapai Rp229.000 per gram menjadi hal yang perlu diperhatikan calon investor. Selisih tersebut membuat investasi emas fisik lebih tepat dipandang untuk tujuan jangka menengah atau panjang, sehingga investor memiliki waktu untuk menunggu pergerakan harga yang lebih menguntungkan.

‎Indra mengingatkan investor agar tidak hanya berorientasi pada keuntungan dari kenaikan harga dalam waktu singkat. Menurutnya, konsistensi membeli sesuai kemampuan dan menetapkan tujuan investasi menjadi bagian penting dalam mengelola investasi emas.

‎“Jangan hanya ikut ketika harga naik. Kalau memang tujuannya menabung emas, bisa dilakukan secara konsisten sesuai kemampuan,” ujarnya. (Ading)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....