Kembali Merosot, Harga Emas Antam Kini Sentuh Rp2,7 Juta
- 16 Mei 2026 10:30 WIB
- Malinau
Poin Utama
- Harga emas Antam turun Rp50.000 per gram menjadi Rp2.769.000, sementara buyback terkoreksi Rp60.000 menjadi Rp2.576.000 per gram pada perdagangan Sabtu (16/5/2026).
- Investor emas di Malinau menilai penurunan harga masih wajar dan justru menjadi momentum bagi sebagian masyarakat untuk membeli emas sebagai investasi jangka panjang.
RRI.CO.ID, Malinau - Harga emas Antam kembali melemah pada perdagangan akhir pekan, Sabtu (16/5/2026). Penurunan kali ini tercatat cukup dalam, yakni sebesar Rp50.000 per gram sehingga harga emas berada di level Rp2.769.000 per gram pada pukul 08.06 WIB.
Nilai buyback atau harga beli kembali oleh Antam juga mengalami koreksi, yakni sebesar Rp60.000 per gram. Saat ini, harga buyback emas Antam berada di posisi Rp2.576.000 per gram.
Penurunan tersebut menjadi koreksi ketiga secara sejak Rabu pekan ini. Dalam tiga hari, akumulasi penurunan harga emas telah mencapai Rp90.000 per gram.
Seorang investor emas di Malinau, Ahmad, menilai penurunan harga saat ini masih tergolong wajar karena pasar emas memang cenderung bergerak fluktuatif mengikuti kondisi ekonomi global dan nilai tukar mata uang. Menurutnya, koreksi harga justru sering dimanfaatkan sebagian investor untuk kembali melakukan pembelian.
“Kalau melihat tren sebelumnya, penurunan seperti ini biasanya dimanfaatkan investor untuk tambah simpanan. Emas tetap dianggap aman untuk investasi jangka panjang,” kata Ahmad.
Ia mengatakan, masyarakat di daerah juga mulai semakin memahami pola investasi emas, terutama sebagai instrumen penyimpan nilai di tengah ketidakpastian ekonomi. Meski harga turun dalam beberapa hari terakhir, minat masyarakat membeli emas dinilai masih cukup tinggi.
“Biasanya masyarakat tidak terlalu panik saat harga turun. Banyak yang justru menunggu momentum seperti ini untuk membeli karena berharap harga bisa naik lagi beberapa waktu ke depan,” ujarnya.
Ahmad menambahkan, investor perlu tetap memperhatikan kemampuan finansial dan tujuan investasi sebelum membeli emas. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak hanya mengikuti tren sesaat, tetapi mempertimbangkan investasi emas sebagai simpanan jangka panjang yang relatif stabil.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....