Pendampingan KWT Pascabanjir, Dinas Ketahanan Pangan Salurkan Bibit
- 21 Jul 2026 21:50 WIB
- Malinau
Poin Utama
- Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malinau melakukan monitoring dan pendampingan kepada Kelompok Wanita Tani di Desa Belayan, Kecamatan Malinau Utara pada 21 Juli 2026 setelah terjadi bencana banjir.
- Dinas menyalurkan bantuan bibit sayuran sebagai upaya mempercepat pemulihan budidaya yang terdampak bencana banjir.
- Hasil pemantauan menunjukkan sebagian tanaman mengalami kerusakan dan gagal panen akibat genangan banjir, sementara beberapa bedengan mengalami erosi dan memerlukan penataan kembali sebelum penanaman dimulai.
RRI.CO.ID, Malinau - Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malinau melakukan monitoring sekaligus pendampingan terhadap Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Belayan, Kecamatan Malinau Utara, pascabanjir, Selasa (21/7/2026). Dalam kegiatan tersebut, dinas ini menyalurkan bantuan bibit sayuran sebagai upaya mempercepat pemulihan budidaya yang terdampak bencana.
Monitoring dilakukan bersama Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Malinau, Valentinus, dengan meninjau langsung kondisi lahan pekarangan dan tanaman sayuran milik anggota KWT. Dari hasil pemantauan, sebagian tanaman mengalami kerusakan hingga gagal panen akibat genangan banjir, sementara sejumlah bedengan mengalami erosi dan perlu ditata kembali sebelum proses penanaman dimulai.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malinau, Frent Tomy Lucas, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memastikan kondisi riil di lapangan sekaligus memberikan dukungan kepada kelompok tani agar dapat segera bangkit setelah terdampak banjir yang menghanyutkan sebagian besar Desa Belayan pada 13 Juli 2026 lalu.
"Monitoring ini menjadi bagian dari upaya kami untuk melihat langsung kondisi lahan dan tanaman anggota KWT. Bantuan bibit yang disalurkan diharapkan dapat mempercepat pemulihan budidaya sehingga masyarakat kembali produktif dalam memanfaatkan lahan pekarangan," kata Frent Tomy Lucas.
Selain menyerahkan bantuan bibit, Dinas Ketahanan Pangan juga memberikan motivasi kepada anggota KWT agar tetap optimistis dan terus memanfaatkan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga. Menurut Frent, peran KWT sangat penting dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan rumah tangga.
"Kami akan terus melakukan pendampingan teknis, memantau perkembangan bibit yang telah disalurkan, serta menginventarisasi kebutuhan sarana produksi yang masih diperlukan. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, kami berharap proses pemulihan dapat berjalan optimal," ujarnya.
Dalam sesi diskusi, anggota KWT menyampaikan sejumlah kendala yang dihadapi setelah banjir, mulai dari kerusakan tanaman hingga menurunnya hasil produksi. Berbagai masukan tersebut akan menjadi bahan tindak lanjut bagi pemerintah daerah dalam mendukung pemulihan sektor pertanian skala rumah tangga.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Malinau, Valentinus, turut memberikan dukungan kepada anggota KWT agar tetap aktif dan kompak mengembangkan budidaya sayuran di lahan pekarangan. Ia berharap kelompok wanita tani di Desa Belayan dapat terus menjadi contoh dalam mendukung ketahanan pangan keluarga di Kabupaten Malinau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....