Kodim Malinau Target Selesaikan Pembangunan 31 Titik KDKMP
- 27 Apr 2026 14:14 WIB
- Malinau
Poin Utama
- Kodim 0910/Malinau menargetkan pembangunan 31 KDKMP selesai pada 2026 untuk mendorong kemandirian ekonomi desa.
- Tantangan pembangunan adalah penyediaan lahan sekitar 1.000 meter persegi di lokasi strategis, dan progres saat ini mencapai 20–30 persen.
RRI.CO.ID, Malinau - Kodim 0910/Malinau menargetkan pembangunan 31 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Malinau selesai pada tahun 2026. Program ini merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong kemandirian ekonomi desa.
Komandan Kodim 0910/Malinau, Letkol Inf Mochammad Syaiful Arif, mengatakan pelaksanaan program telah diawali dengan tahapan sosialisasi kepada pemerintah desa dan pengelola koperasi.
“Kami awali dengan sosialisasi kurang lebih dua bulan kepada desa dan pengelola koperasi. Kepengurusannya sudah ada dan berbadan hukum, kemudian kami seleksi mana yang memenuhi syarat untuk pembangunan fisik,” ujarnya saat ditemui di Malinau, pekan lalu.
Ia menjelaskan, kebutuhan lahan menjadi salah satu kendala dalam pembangunan KDKMP. Luas ideal sekitar 1.000 meter persegi yang berada di titik strategis dan dekat pusat aktivitas masyarakat menjadi syarat yang sulit diwujudkan di banyak desa.
“Lahan ini tidak hanya untuk bangunan, tetapi juga fasilitas pendukung seperti parkiran, sehingga harus cukup luas dan strategis untuk mendukung usaha yang dijalankan,” ucapnya.
Ia menegaskan, TNI berkolaborasi dengan PT Agrinas dalam hal ini hanya berperan dalam pembangunan fisik KDKMP. Sementara itu, pengelolaan dan aktivitas usaha sepenuhnya diserahkan kepada pengurus koperasi desa.
“Kami hanya membangun, sedangkan pengelolaan dan bisnisnya dilakukan oleh pengurus koperasi desa,” katanya.
Menurutnya, program ini dirancang untuk mendorong kemandirian ekonomi desa melalui pengembangan usaha berbasis potensi lokal. Hasil usaha koperasi pun mayoritas akan kembali kepada masyarakat.
“Misalnya ada potensi sawit, koperasi bisa mengelola timbangan sendiri dan mengambil keuntungan dari selisih harga. Sekitar 97 persen untuk masyarakat desa dan 3 persen untuk pengurus,” ujarnya.
Hingga saat ini, progres pembangunan KDKMP di Malinau telah mencapai sekitar 20 hingga 30 persen dari total rencana 31 titik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....