Target 4.000 Pohon, Kodim 0910/Malinau Sukseskan Gerakan Penghijauan
- 04 Mei 2026 15:04 WIB
- Malinau
Poin Utama
- Kodim 0910/Malinau menargetkan penanaman 4.000 bibit secara bertahap, dengan fokus pada kayu hutan lokal seperti ulin, meranti, dan kapur, serta beragam bibit pohon buah untuk memperkuat ketahanan lingkungan.
- Selain penghijauan di Taman Jajo, kegiatan ini mencakup pelestarian ekosistem perairan dengan pelepasan 10.000 benih ikan patin dan lele di Sungai Sesayap, yang mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah dan legislatif.
RRI.CO.ID, Malinau – Satuan Komando Distrik Militer (Kodim) 0910/Malinau melaksanakan kegiatan penanaman pohon serentak di wilayah Kabupaten Malinau, Senin (4/5/2026).
Penanaman perdana dipusatkan di kawasan Taman Jajo, Desa Malinau Seberang, Kecamatan Malinau Utara, dengan melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Aksi lingkungan ini merupakan bagian dari program penghijauan yang diinisiasi oleh Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) VI/Mulawarman untuk wilayah kerja Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara dengan target penanaman satu juta pohon.
Komandan Distrik Militer (Dandim) 0910/Malinau, Letkol Inf Mochammad Syaiful Arif, menjelaskan bahwa pihaknya menargetkan sebanyak 4.000 bibit pohon ditanam di wilayah tersebut. Proses penanaman dilakukan secara berkelanjutan dalam beberapa tahap.
“Total bibit yang akan kami tanam di daerah sini sekitar 4.000 pohon. Pelaksanaannya dilakukan bertahap karena keterbatasan personel, dengan target sekitar 500 pohon setiap bulannya,” jelas Letkol Inf Mochammad Syaiful Arif kepada RRI.
Dalam tahap awal, sebaran pohon yang ditanam terdiri dari 900 pohon ulin, 150 pohon kapur, dan 150 pohon meranti. Untuk tanaman produktif, disiapkan bibit durian, rambutan, kelengkeng, mangga, manggis, serta matoa dengan jumlah masing-masing sebanyak 50 pohon.
Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas inisiatif TNI. Menurutnya, pemilihan jenis tanaman telah disesuaikan dengan iklim dan karakteristik wilayah Kabupaten Malinau.
“Penanaman meliputi jenis kayu hutan seperti ulin, meranti, dan lain-lain. Selain itu, ada juga bibit buah-buahan yang ditanam bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Malinau. Kami mengapresiasi ini sebagai hal yang sangat positif,” ungkap Wempi.
Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Malinau, Ping Ding, menilai langkah ini sebagai upaya menjaga keseimbangan alam di tengah perubahan iklim. Ia menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.
“Melihat kondisi iklim saat ini, sudah selayaknya ada kesadaran untuk menjaga lingkungan. Kami berharap langkah penanaman pohon ini dapat memicu keterlibatan masyarakat dalam menjaga alam di sekitarnya,” ujar Ping Ding.
Selain penghijauan, jajaran Komando Distrik Militer 0910/Malinau juga melakukan penebaran benih ikan di perairan Sungai Sesayap. Tercatat sebanyak 10.000 benih ikan patin dan lele dilepasliarkan dalam rangkaian agenda tersebut guna menjaga ekosistem perairan lokal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....