Wabup Dorong Pertanian Modern dan Produk Malinau Tembus Luar Daerah

  • 04 Mar 2026 05:22 WIB
  •  Malinau

RRI.CO.ID, Malinau – Wakil Bupati Malinau, Jakaria SE, M.Si menegaskan. visi dan misi pembangunan daerah pada periode kedua tetap konsisten seperti periode pertama. Tidak ada yang dikurangi, namun terdapat perluasan pada dua nomenklatur program. Seperti program bras daerah atau Rasda Plus, kini menjadi program “Pertanian Sehat” serta program “Smart Government”.

Perihal program tersebut disampaikan Wakil Bupati Malinau dalam rangkaian kegiatan kunjungan Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau, Selasa (3/3/2026) di Masjid Al-Muhajirin, Desa Malinau Hilir Kecamatan Malinau Kota.

Wabup Jakaria menegaskan, pada sektor pertanian, pemerintah daerah mulai mendorong modernisasi dengan memperkenalkan teknologi pertanian. Jika sebelumnya fokus pada satu jenis komoditas, kini cakupannya diperluas ke pertanian dalam arti yang lebih luas dan modern.

“Doakan APBD kita cukup. Ke depan kita ingin pertanian semakin modern, bahkan alat-alat bisa dikendalikan dengan teknologi. Generasi muda harus kita siapkan agar mampu mengikuti perkembangan zaman,” kata jakaria dihadapan para jamaah masjid Muhajirin dan rombongan safari ramadan Pemkab Malinau 1447 Hijriyah/2026 Masehi tahun ini,

Wabup menyadari tantangan ke depan semakin besar. Terlebih menuju Indonesia Emas 2045. “Karena itu, program Smart Government menjadi penting agar tata kelola pemerintahan semakin cerdas dan berbasis teknologi informasi, mulai dari tingkat kabupaten hingga kecamatan, desa, bahkan RT,” ujarnya.

Karenanya, Wabup mendorong generasi muda untuk bertani dengan memanfaatkan teknologi pertanian di era saat ini. Karena para pemuda dinilai punya potensi inovasi yang tinggi dan punya kemampuan menggunakan teknologi, tenaga dan waktu yang cukup dalam bertani.

“Kalau kita yang gerasi tua-tua ini mungkin sudah tidak mampu menyessuaikan dengan teknologi yang ada dan terus berkembang. Jadi, kita dorong para generasi milenial Malinau yang menguasai teknologi dan pengetahuan untuk mengembangkan pertanian di daerah untuk mewujudkan ketahanan pangan di daerah,” Tukasnya.(*)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....