Anggota DPR Dorong Pengembangan Kawasan Industri Tak Hanya Terpusat di Jawa

  • 28 Jun 2026 07:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Anggota Komisi VII DPR, Bambang Haryo Soekartono, mendorong agar pengembangan kawasan industri dilakukan secara lebih merata ke berbagai daerah dengan potensi besar.

RRI.CO.ID, Jakarta – Anggota Komisi VII DPR, Bambang Haryo Soekartono, mendorong agar pengembangan kawasan industri dilakukan secara lebih merata. Artinya, tidak hanya terpusat di Pulau Jawa seperti saat ini.

Menurut dia, Rancangan Undang-Undang (RUU) Kawasan Industri seharusnya menjadi momentum untuk mempercepat pemerataan pembangunan industri. Khususnya di berbagai daerah yang memiliki potensi sumber daya alam dan energi besar.

Politisi Partai Gerindra itu menyebutkan pengembangan kawasan industri di Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan. Misalnya tumpang tindih regulasi, keterbatasan pasokan energi kompetitif, serta konektivitas logistik yang belum memadai terutama di luar Jawa.

“Kami ingin mendorong bagaimana kawasan industri bisa berkembang ke luar Jawa sehingga terjadi pemerataan,” ujarnya, Sabtu 27 Juni 2026. Menurut dia, daerah-daerah di luar Jawa memiliki potensi yang sangat besar, baik dari sisi bahan baku maupun sumber energi.

Bambang mencontohkan Pulau Sumatra sebagai satu wilayah dengan ketersediaan sumber daya alam, energi, dan bahan baku industri melimpah. Hanya saja potensi tersebut belum didukung infrastruktur logistik dan transportasi memadai.

Legislator itu juga menyoroti keterbatasan infrastruktur jalan dan jaringan transportasi di sejumlah daerah luar Jawa. Hal itu dinilainya belum mampu mendukung aktivitas logistik industri secara efisien.

Kondisi tersebut pada akhirnya menyebabkan biaya distribusi menjadi lebih tinggi, serta berdampak pada menurunnya daya saing kawasan industri. “Kami menginginkan kawasan industri juga tumbuh di berbagai daerah, sehingga pemerataan ekonomi dan pembangunan bisa benar-benar terwujud,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....