Emas Masih Menjanjikan, Analis: Penurunan Harga jadi Peluang Investasi

  • 03 Mei 2026 16:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Analis Pasar Uang Ibrahim Assuaibi mengatakan, harga emas dunia masih fluktuatif dengan kecenderungan turun sehingga menjadi peluang untuk membeli logam mulia sebagai investasi
  • Investasi emas masih menguntungkan karena harga emas dunia diprakirakan akan kembali naik di kuartal kedua tahun ini
  • Pada kuartal kedua, harga emas dunia diprakirakan akan kembali naik ke level USD5.400 per troi ons. Sehingga harga logam mulia bisa mencapai Rp3,3 juta per gram

RRI.CO.ID, Jakarta - Analis Pasar Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan, logam mulia masih akan menjadi investasi yang menguntungkan. Karena dalam jangka panjang, harga logam mulia akan terus naik.

Saat ini, harga emas dunia, kata Ibrahim, cenderung menurun sehingga menjadi waktu yang tepat untuk membeli emas. Penurunan harga emas, kata Ibrahim, tidak lepas dari pengaruh harga minyak dunia dan kebijakan suku bunga bank-bank sentral global.

“Harga minyak diperkirakan bisa mencapai USD130-USD150 per barel, dan akan membuat bank-bank sentral menaikkan suku bunga. Kenaikan suku bunga inilah yang akan membuat harga emas turun,” kata Ibrahim dalam analisisnya, Minggu, 3 Mei 2026.

Sementara itu, dari sisi penawaran dan permintaan juga cenderung menurun, sehingga harga logam mulia juga menurun. “Ini kesempatan terbaik untuk kembali mengoleksi logam mulia dengan harga yang relatif murah,” ucap Ibrahim.

Karena secara jangka panjang, tambahnya, harga logam mulia ini masih akan mengalami kenaikan. Disebabkan karena faktor geopolitik, perang dagang, perkembangan politik di Amerika Serikat serta perubahaan penawaran dan permintaan.

“Pada kuartal kedua, harga emas dunia diprakirakan akan kembali naik ke level USD5.400 per troi ons. Sehingga harga logam mulia bisa mencapai Rp3,3 juta per gram,” ujar Ibrahim

Sementara itu, pada hari Sabtu kemarin, harga emas ditutup di level USD4.616 per troi ons. Ibrahim memprakirakan fluktuasi harga emas masih akan tinggi pekan depan.

Jika pekan depan harga emas terkoreksi, harganya akan bergerak di kisaran USD4.520-USD4.389 per troi ons. Jika harga emas naik, kisaran harganya di rentang USD4.702-USD4.851 per troi ons.

“Sehingga jika harga emas dunia naik, harga logam mulia bisa mencapai level tertinggi pada akhir pekan depan. Diperkirakan mencapai Rp2,9 juta per gram,” ucap Ibrahim menutup analisisnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....