Purbaya: IMF dan Bank Dunia Puji Kebijakan Fiskal Indonesia

  • 16 Apr 2026 05:43 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Washington DC – Lembaga-lembaga internasional seperti International Monetary Fund (IMF) dan Bank Dunia serta investor global menilai positif arah kebijakan fiskal Indonesia. Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan Indonesia dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi secara cepat tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian fiskal.

Demikian disampaikannya usai bertemu perwakilan 18 lembaga investasi global di Washington, DC, Amerika Serikat (AS). Turut hadir pada pertemuan tersebut perwakilan IMF, Bank Dunia, dan lembaga-lembaga pemeringkat internasional.

Purbaya juga menyampaikan hasil pertemuan dengan investor-investor global seperti Goldman Sachs dan Fidelity. Menurut dia, pada awalnya mereka mempertanyakan komitmen Indonesia terhadap pertumbuhan ekonomi serta dampaknya terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Purbaya lalu merespons dengan menjelaskan arah kebijakan ekonomi secara detail dan komprehensif. “Mereka mengapresiasi upaya pemerintah menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat tanpa mengorbankan kebijakan fiskal,” ujarnya dikutip Rabu, 15 April 2026.

Usai pertemuan, Purbaya mengaku optimistis arus modal asing akan meningkat ke Indonesia. “Seharusnya tidak lama lagi akan masuk dan mendorong pasar modal Indonesia ke level yang lebih tinggi lagi,” ucapnya.

Purbaya juga mengatakan telah bertemu langsung dengan Managing Director IMF, Kristalina Georgieva. Menurut dia, Kristalina menyampaikan ketidakpastian global masih akan tetap tinggi dalam beberapa waktu ke depan.

Namun, lanjut dia, IMF tertarik dengan kondisi Indonesia yang tetap memiliki fundamental ekonomi yang kuat di tengah gejolak global. “Ini tidak terlepas dari penyesuaian kebijakan sejak tahun lalu, yang mampu meredam dampak guncangan eksternal,” ujarnya.

Mengenai pertemuan dengan Bank Dunia dan lembaga pemeringkat internasional, Purbaya mengatakan mereka merespons positif strategi makroekonomi Indonesia. Bahkan, Bank Dunia disebut akan menjajaki peluang kerja sama yang saling menguntungkan dengan Indonesia.

“Awalnya memang ada keraguan apakah kita bisa menjalankan kebijakan fiskal yang baik,” katanya. Namun, lanjut Purbaya, setelah pertemuan tampaknya keraguan mereka itu sudah hilang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....