Pesan Lebaran BI, Perlakukan Uang Rupiah dengan “5 Jangan”
- 20 Mar 2026 19:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Bank Indonesia mengingatkan masyarakat Indonesia untuk menjaga uang rupiah
- Untuk menjaga uang rupiah Bank Indonesia mengenalkan konsep "Lima Jangan" pada masyarakat
- Realisasi penukarang uang pecaha pada lebaran tahun 2026 sebesar 91 persen dari total Rp185,6 triliun
RRI.CO.ID, Jakarta - Bank Indonesia (BI) sudah menjalankan tugasnya menyediakan penukaran uang rupiah pecahan dalam kondisi baru. Untuk itu, dalam lebaran kali ini, BI sekaligus menyampaikan pesan pada masyarakat untuk memperlakuan uang rupiah dengan baik.
“Kami ingin menyampaikan pada masyarakat, yang sudah menukarkan uangnya sesuai keinginan. Kami mengimbau untuk kembali mengingat konsep ‘5 Jangan,” kata Deputi Gubernur BI, Ricky P.Gozali, dikutip pada Jumat, 20 Maret 2026.
| Baca juga: Lebaran yang Sunyi di Masjid Al-Aqsa |
Lima ‘Jangan’ itu adalah Jangan Dilipat agar tidak lusuh, Jangan Dicoret agar terjaga kebersihannya, Jangan Di-staples. Juga, Jangan Diremas dan Jangan Dibasahi.
“Lima Jangan ini, untuk menjaga kondisi uang rupiah kita,” ucap Ricky. Karena uang rupiah merupakah salah satu simbol kedaulatan negara.
Sementara itu, pada lebaran tahun ini, BI menyediakan Rp185,6 triliun untuk penukaran uang bagi masyarakat. Jumlah itu meningkat 15 persen dibandingkan lebaran tahun 2025.
BI meningkatkan jumlah uang untuk penukaran dengan pertimbangan perekonomian yang makin membaik. Sehingga permintaan uang juga diperkirakan makin meningkat.
Selain itu, BI juga meningkatkan paket penukarannya sebesar 86 persen dibandingkan tahun lalu. “Agar masyarakat bisa lebih banyak menukarkan uangnya,” ucap Ricky.
Menurutnya, antusiasme masyarakat untuk menukarkan uang tahun ini sangat tinggi. Sehingga BI juga membuka spot penukaran uang langsung di bandara, stasiun kereta, terminal bis dan rest area.
“Untuk penukaran uang lebaran tahun ini terealisasi sebesar 91 persen. Peningkatannya cukup banyak dibandingkan tahun lalu yang hanya 89 persen, ini menunjukan perekonomian masih sangat baik,” ujar Ricky menutup keterangannya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....