Lebaran yang Sunyi di Masjid Al-Aqsa

  • 20 Mar 2026 15:59 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Otoritas Pendudukan Israel di Palestina tutup Kompleks Masjid Al-Aqsa Selama Ramadan 2026
  • Otoritas Pendudukan Israel di Palestina melarang muslim Palestina masuk dan salat di Kompleks Masjid Al-Aqsa
  • Tentara Pendudukan Israel tembakan gas air mata pada muslim Palestina yang akan salat Idulfitri di Masjid Al-Aqsa

RRI.CO.ID, Jakarta - Hari ini sebagian muslim di berbagai negara sudah merayakan Idulfitri. Mereka berduyun-duyun datang ke masjid dengan wajah berseri-seri untuk menunaikan salat Idulfitri, menyambut hari kemenangan.

Tapi suasana seperti itu tidak terjadi di Palestina, terutama yang tinggal di Al-Quds (Yerusalem). Warga muslim Palestina yang ingin menunaikan salat Idulfitri mendapat serangan dari tentara pendudukan Israel.

Akun Instagram media televisi Al-Jazeera mengunggah video yang menunjukkan tentara pendudukan Israel menembakkan gas air mata. Tembakan itu diarahkan ke warga muslim Palestina yang mencoba masuk ke kompleks masjid Al-Aqsa untuk salat Idulfitri.

“Tentara Israel menyerang warga Palestina dengan gas air mata. Untuk mencegah mereka melaksanakan salat Idulfitri di dekat kompleks Masjid Al-Aqsa,” kata Al-Jazeera dalam caption videonya yang diunggah Jumat, 20 Maret 2026.

Bukan hanya salat Idulfitri, warga muslim Palestina nyaris tidak bisa salat tarawih di Masjid Al-Aqsa sepanjang Ramadan ini. Karena otoritas pendudukan Israel di Palestina, menutup kompleks Masjid Al-Aqsa sejak serangan AS ke Iran, 28 Februari 2026.

Sehingga warga muslim Palestina terpaksa melaksanakan salat tarawih di jalan, di luar kompleks masjid. Mereka salat di bawah pengawasan tentara pendudukan Israel yang menjaga akses masuk dengan ketat.

Ini bukan sekali dua kali otoritas pendudukan Israel melarang muslim Palestina beribadah di Masjid Al-Aqsa. Sehingga Masjid Al-Aqsa terlihat hening dan sunyi, tidak ada jamaah, tidak ada suasana hari raya yang meriah.

Protes Enam Negara Muslim

Suasana bagian dalam Masjid Al-Qibli (Foto:Magdalena Krisnawati)

Pada 12 Maret 2026, enam negara muslim sudah menyampaikan protesnya terhadap pihak pendudukan Israel di Palestina. Enam negara tersebut adalah Qatar, Yordania, Turki, Indonesia, Pakistan, Arab Saudi, Mesir dan Uni Emirat Arab.

Dalam pernyataannya, keenam negara tersebut mengatakan, penutupan kompleks Masjid Al-Aqsa melanggar hukum internasional. Termasuk hukum humaniter internasional, status quo masjid Al-Aqsa dan melanggar prinsip akses tanpa batasan ke tempat ibadah.

Masjid Al-Aqsa sebenarnya ditetapkan sebagai status quo, dimana hak pengelolaannya diberikan pada Wakaf Islam Yordania. Kesepakatan status quo memberikan keleluasaan bagi umat Islam untuk beribadah di dalam masjid, non-muslim boleh berkunjung tapi tidak untuk beribadah.

Tapi kesepakatan ini sering dilanggar oleh pihak pendudukan Israel. Jika ada pejabat Israel yang sedang berada dalam lingkungan masjid, maka warga muslim tidak boleh masuk ke dalamnya.

Pihak Israel yang menduduki Palestina, tidak menanggapi protes enam negara tersebut, Sehingga warga muslim Palestina tetap kesulitan untuk beribadah di Masjid Al-Aqsa.

Imam Masjid Al-Aqsa, Syaikh Ekrima Sabri pada 16 Maret 2026 mengatakan, tidak ada justifikasi untuk menutup Masjid Al-Aqsa. “Masjid Al-Aqsa adalah bagian dari Islam dan hak umat Islam untuk beribadah di dalamnya.

Syaikh Ekrima memuji muslim Palestina yang tetap datang untuk beribadah di Al-Aqsa. Meski harus salat di luar atau di titik terdekat dengan gerbang kompleks masjid.

Hal itu, kata Syaikh Ekrima sesuai dengan fatwa yang pernah diterbitkan para ulama di Palestina. “Siapa pun yang dilarang beribadah di Masjid Al-Aqsa, ia bisa salat di posisi ia dilarang masuk, maka pahalanya sama dengan ketika ia salat di dalam masjid,” ucap Syaikh Ekrima menjelaskan isi fatwa.

Penutupan Masjid Al-Aqsa hanya sebagain kecil kebijakan diskriminatif yang diterapkan aparat pendudukan Israel di Palestina. Di hari biasa pun, aparat zionis Israel hanya membolehkan warga muslim lanjut lansia yang boleh salat di dalam Masjid Al-Aqsa.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....