FIFA ASEAN Cup Edisi Pertama 2026, Indonesia Tuan Rumah

  • 19 Agt 2026 14:10 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar: Kejuaraan sepak bola internasional bertajuk FIFA ASEAN Cup 2026 siap digelar sebagai edisi perdana kompetisi antarnegara di kawasan Asia Tenggara. Turnamen resmi di bawah naungan FIFA ini dijadwalkan berlangsung pada jendela kalender internasional mulai 24 September hingga 4 Oktober 2026.

Dilansir dari data turnamen pada laman Wikipedia, kejuaraan ini menggunakan sistem dua divisi yang diselenggarakan di dua negara berbeda secara serentak. Indonesia terpilih menjadi tuan rumah untuk Divisi Utama, sedangkan Hong Kong menyelenggarakan pertandingan untuk Divisi Tantangan.

Edisi perdana ini diikuti oleh 14 tim nasional putra yang berasal dari kawasan Asia Tenggara serta sejumlah peserta undangan. Divisi Utama dihuni oleh delapan kesebelasan, yaitu Indonesia, Thailand, Vietnam, Filipina, Malaysia, Singapura, Bangladesh, dan Pakistan.

Sementara itu, Divisi Tantangan diikuti enam kontestan, yaitu tuan rumah Hong Kong, Myanmar, Kamboja, Laos, Brunei Darussalam, serta Timor Leste. Seluruh peserta pada tiap divisi terbagi ke dalam dua grup untuk memperebutkan posisi terbaik menuju fase selanjutnya.

Pemenang dari masing-masing grup berhak melangkah langsung ke babak final divisi tanpa melalui pertandingan semifinal. Format tersebut dirancang agar setiap tim yang berpartisipasi melakoni antara dua hingga empat laga sepanjang turnamen.

Penyelenggaraan kompetisi dalam jendela kalender resmi FIFA membuat seluruh klub memiliki kewajiban melepas para pemain ke tim nasional. Ketentuan pelepasan pemain ini menjadi pembeda utama dari turnamen kawasan Asia Tenggara yang telah bergulir sebelumnya.

Gagasan kejuaraan pertama kali disampaikan Presiden FIFA Gianni Infantino saat agenda KTT ASEAN di Kuala Lumpur pada Oktober 2025. Struktur turnamen ini mengadopsi format kejuaraan regional serupa seperti ajang Piala Arab FIFA.

Juara Divisi Utama dilaporkan berhak memperoleh hadiah uang tunai sebesar satu juta dolar AS dari total estimasi hadiah empat juta dolar AS. Setiap negara peserta juga menerima alokasi dana partisipasi keikutsertaan sebesar 125 ribu dolar AS.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....