Piala Dunia 2026 Diharapkan Redam Konflik Global

  • 18 Apr 2026 14:31 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Pengamat sepak bola di Sulawesi Selatan berharap ajang Piala Dunia FIFA 2026 dapat menjadi sarana penenang di tengah konflik global yang sedang berlangsung di berbagai belahan dunia. Turnamen ini dijadwalkan berlangsung pada Juni hingga Juli 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Penyelenggaraan pesta sepak bola terbesar di dunia tersebut hadir dalam situasi yang tidak sepenuhnya kondusif, di mana sejumlah kawasan masih dilanda ketegangan geopolitik dan konflik bersenjata. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran bahwa atmosfer perhelatan olahraga global tidak akan semeriah edisi sebelumnya.

Pengamat sepak bola Sulawesi Selatan, Mirdan Midding, menilai bahwa sepak bola memiliki peran strategis sebagai sarana pemersatu yang mampu melampaui batas-batas politik dan konflik antarnegara. Menurutnya, nilai universal dalam olahraga harus tetap dijaga oleh seluruh pihak.

“Di tengah peperangan yang sedang terjadi, sepak bola harus tetap netral dan tidak terpengaruh oleh isu politik. Meskipun ada negara yang mendapatkan sanksi, hal tersebut tetap harus dipandang dalam koridor olahraga,” ujarnya saat dihubungi RRI pada Sabtu , 18 April 2026.

Ia menjelaskan bahwa ajang seperti Piala Dunia memiliki kekuatan simbolik dalam menyatukan masyarakat global, karena melibatkan partisipasi berbagai negara dengan latar belakang budaya, ideologi, dan kepentingan yang berbeda-beda dalam satu panggung yang sama.

Lebih lanjut, Mirdan berharap seluruh pihak, baik penyelenggara, peserta, maupun penonton, dapat menjadikan momentum ini sebagai ruang untuk mempererat solidaritas internasional serta meredam ketegangan yang terjadi akibat konflik global yang berkepanjangan.

Dengan demikian, Piala Dunia 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga semata, tetapi juga menjadi simbol perdamaian dunia yang mampu menghadirkan harapan di tengah situasi global yang penuh tantangan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....