Sampah Organik Diolah Jadi Pupuk oleh Tumpuk Sampah
- 06 Okt 2026 16:50 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Sampah organik rumah tangga masih memiliki nilai manfaat jika dikelola dengan baik. Salah satunya diolah menjadi pupuk untuk mengurangi jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan.
Owner Tumpuk Sampah, Ashhabal Yamin, mengatakan pihaknya fokus mengelola sampah organik yang berasal dari rumah tangga maupun pelaku usaha. Sampah yang dikumpulkan kemudian diproses hingga menjadi pupuk.
“Kita cuma mengolah sampah organik. Sampah-sampah yang kita kumpulkan dari warga yang berkomitmen atau bekerja sama dengan Tumpuk Sampah, kita jadikan pupuk,” ujar Yamin dalam program Green Radio Pro 1 RRI Makassar, Selasa (05/10/2026).
Ia menjelaskan, Tumpuk Sampah menerapkan layanan berlangganan bagi rumah tangga dan pelaku usaha. Setelah mendaftar, pelanggan akan mendapatkan wadah khusus untuk menampung sampah organik.
Sampah tersebut kemudian dijemput secara berkala. Wadah yang telah digunakan diganti dengan wadah bersih sehingga pelanggan dapat kembali menggunakannya untuk menampung sampah organik.

Menurut Yamin, hasil pengolahan selanjutnya dapat dimanfaatkan kembali oleh pelanggan dalam bentuk pupuk. Proses pengolahan hingga pupuk dapat dikembalikan kepada pelanggan membutuhkan waktu maksimal sekitar tiga bulan.
“Biasanya kita pakai waktu tiga bulanan maksimal karena di situ tentunya ada proses pencatatan dan pendataan supaya semuanya rapi,” jelasnya.
Ia mengatakan layanan pengelolaan sampah tersebut menggunakan sistem berlangganan dengan biaya yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan. Informasi mengenai jenis layanan dan biaya dapat diperoleh melalui kanal resmi Tumpuk Sampah.
Yamin menilai pengelolaan sampah organik perlu mendapat perhatian lebih. Menurutnya, selama ini pengelolaan sampah organik masih belum sebanding dengan sampah anorganik, padahal jumlah sampah organik di Kota Makassar cukup besar.
“Kalau kita lihat data sampah Kota Makassar, sekitar 50 persen didominasi sampah organik. Artinya, kebutuhan pengolahan yang lebih serius seharusnya juga di organik,” ungkapnya.
Ia berharap masyarakat mulai melihat sampah organik sebagai sesuatu yang masih dapat dimanfaatkan. Menurutnya, pemilahan dan pengolahan sejak dari rumah dapat menjadi langkah awal untuk mengurangi sampah sekaligus menghasilkan produk yang bermanfaat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....