Disdik Sulsel Dukung Program KKRI untuk Wawasan Kebangsaan

  • 04 Okt 2026 21:19 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan mendukung program Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) yang diluncurkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama Kementerian Pertahanan. Program ini menyasar siswa SMA, SMK, MA, dan sederajat sebagai kegiatan ekstrakurikuler. KKRI diarahkan untuk memperkuat karakter, kepemimpinan, dan wawasan kebangsaan pelajar.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Iqbal Najamuddin . Ia mengatakan program tersebut memiliki manfaat dalam membentuk jiwa kepemimpinan siswa. Menurutnya, KKRI juga memberikan wawasan kebangsaan dan bela negara kepada peserta. "Program kadet ini sangat bagus untuk meningkatkan leadership anak-anak," ujar Iqbal.

Lebih jauh, ia menyebut siswa yang berminat dapat mengikuti KKRI sesuai dengan potensi dan ketertarikannya. Program tersebut tidak bersifat wajib bagi seluruh siswa. Disdik Sulsel akan mengikuti kebijakan Kemendikdasmen dalam pelaksanaannya di sekolah. "Mereka yang punya potensi dan berminat bisa mengikuti," katanya.

Menurutnya, KKRI juga dapat menjadi bekal bagi siswa yang memiliki cita-cita melanjutkan karier di bidang pertahanan. Peserta akan memperoleh materi terkait wawasan kebangsaan dan pembentukan karakter. Namun, program ini tetap dirancang sebagai kegiatan pendidikan, bukan pelatihan militer. "Ada peluang lebih besar ketika mereka masuk TNI," ujarnya.

Program KKRI dibentuk berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 136 Tahun 2026. Program ini bertujuan menumbuhkan karakter Pancasila dan kesadaran bela negara bagi pelajar. Pelaksanaannya bersifat edukatif, inklusif, dan nonmiliteristik. "KKRI ini tetap dalam koridor pendidikan," kata Iqbal.

Program tersebut memiliki siklus pembelajaran bauran selama 36 minggu. Materinya dirancang untuk mendukung pengembangan karakter dan kepemimpinan siswa. Kehadiran KKRI diharapkan dapat menjadi wadah positif bagi pelajar dalam mengembangkan potensi diri. "Kami akan mengikuti kebijakan Kemendikdasmen," jelasnya.

Iqbal Najamuddin menilai implementasi KKRI di Sulsel perlu disesuaikan dengan kondisi dan minat siswa. Sekolah dapat memberikan ruang bagi peserta yang memiliki ketertarikan terhadap program tersebut. Dengan demikian, KKRI diharapkan mampu memperkuat karakter pelajar sekaligus menumbuhkan semangat kebangsaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....