Perkuat Sistem Merit, Ratusan Pejabat Kemenag Sulsel Ikuti Pemetaan Profiling Pro

  • 01 Okt 2026 20:06 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Profiling Aparatur Sipil Negara (ProASN) 2026 menjadi bagian dari upaya Kementerian Agama Sulawesi Selatan memetakan potensi dan kompetensi aparatur, termasuk para pejabat di lingkungan kerja Kemenag Sulsel. Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sulsel, Aminuddin, mengatakan pemetaan tersebut berkaitan erat dengan pelaksanaan tugas ASN sehari-hari karena kebiasaan kerja yang profesional diharapkan dapat berujung pada kinerja yang optimal.

Menurut Aminuddin, hasil profiling nantinya dapat memberikan gambaran mengenai kemampuan masing-masing aparatur berdasarkan proses pemetaan yang dilakukan. "Apa pun hasilnya, data ini valid untuk mengukur kemampuan ASN kita," kata Aminuddin usai mengikuti tes di Kantor Regional IV BKN Makassar, Kamis 1 Oktober 2026.

Ia mengikuti pelaksanaan ProASN bersama sekitar 200 ASN Kemenag Sulsel yang terbagi dalam dua sesi pada hari yang sama. Aminuddin menilai kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan keseriusan Kemenag Sulsel dalam memperkuat pengelolaan ASN melalui pemetaan yang lebih terukur, "Profiling ini menjadi bagian dari upaya kita untuk mengetahui potensi ASN secara lebih objektif."

Kepala Tim SDM Kanwil Kemenag Sulsel, Andi Saefullah atau yang akrab disapa Andis, menjelaskan bahwa profiling ASN merupakan bagian dari penerapan manajemen talenta di lingkungan Kementerian Agama. "Pelaksanaan profiling ini diselenggarakan oleh BKN dalam rangka mendukung penerapan manajemen talenta di instansi pemerintah," ujarnya.

Menurut Andis, Kemenag Sulsel masih terus berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) agar pelaksanaan program tersebut dapat menjangkau lebih banyak ASN pada periode berikutnya. "Kami terus berkoordinasi dengan BKN terkait kelanjutan program ini sehingga dapat menjangkau lebih banyak lagi ASN Kementerian Agama," kata Andis.

Pada 2026, tercatat 259 ASN Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan mengikuti program ProASN dengan latar belakang jabatan yang beragam. Peserta terdiri atas pejabat manajerial, pejabat fungsional hingga pelaksana, sehingga data yang dikumpulkan diharapkan dapat memberikan gambaran lebih menyeluruh tentang potensi aparatur, "Semua kelompok jabatan tersebut masuk dalam pemetaan ProASN tahun ini," jelas Andis.

Pelaksanaan profiling tersebut juga disebut sebagai bagian dari amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara yang mengatur pengelolaan ASN berbasis kompetensi dan sistem yang terukur. "Seluruh ASN akan mengikuti pemetaan ini dalam rangka memetakan potensi dan kompetensi ASN yang hasilnya terintegrasi dalam Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara atau SiASN," terang Andis.

Data yang dihasilkan dari proses profiling tidak hanya digunakan untuk melihat kemampuan ASN saat ini, tetapi juga dapat menjadi dasar dalam pengembangan karier aparatur. "Data tersebut dimanfaatkan untuk mengukur kompetensi, potensi, dan preferensi karier pegawai sebagai dasar pembinaan dan pengembangan karier," kata Andis.

Program ProASN sendiri merupakan agenda nasional Badan Kepegawaian Negara yang diluncurkan pada 6 November 2025 untuk memperkuat penerapan sistem merit dan manajemen talenta nasional. Melalui pemetaan tersebut, pemerintah berupaya memiliki basis data yang lebih lengkap dalam pengelolaan ASN, termasuk dalam menentukan pengembangan pegawai sesuai potensi dan kompetensinya, "Tujuannya adalah mendukung penempatan pegawai yang tepat di instansi pemerintah," ujar Andis.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....