DLH Makassar Dorong Perubahan Perilaku Warga Kelola Sampah
- 01 Okt 2026 08:49 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah. Kesadaran warga dinilai menjadi salah satu kunci keberhasilan program Makassar Bebas Sampah 2029.
Kepala DLH Kota Makassar Helmi Budiman saat berbincang bersama RRI Lewat Dialog Interaktif Makassar menyapa pagi, Rabu, 30 September 2026 mengatakan, penanganan sampah tidak cukup hanya mengandalkan teknologi dan anggaran pemerintah. Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap sampah. “Perubahan paradigma ini cukup berat kita lakukan karena ini kan merubah mindset kita,” kata Helmi dalam dialog interaktif Makassar Menyapa Pagi RRI Makassar.
| Baca juga: Pancasila Perlu Dihidupkan lewat Dharma |

Menurut Helmi, masyarakat perlu mulai membiasakan pemilahan sampah dari sumbernya. Perubahan tersebut dapat dilakukan dengan memisahkan sampah ke dalam beberapa jenis sebelum diserahkan untuk dikelola.
DLH Makassar juga mendorong masyarakat melihat sampah dari sisi nilai ekonominya. Sampah yang telah dipilah dan dikelola secara mandiri maupun komunal masih dapat memiliki nilai tambah.
Helmi menjelaskan, sampah yang tercampur cenderung kehilangan nilai ekonominya. Sebaliknya, sampah yang dipilah dapat dimanfaatkan kembali dan menjadi sumber daya melalui konsep ekonomi sirkular.
Upaya mengubah perilaku masyarakat juga melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah. Kecamatan, RT/RW, serta Dinas Pendidikan turut melakukan edukasi mengenai pengelolaan dan pemilahan sampah. Edukasi tersebut tidak hanya menyasar masyarakat umum. Menurut Helmi, Dinas Pendidikan juga telah memberikan edukasi kepada guru dan peserta didik mengenai pentingnya pengelolaan sampah.
Helmi berharap semakin banyak pihak terlibat dalam perubahan perilaku masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program Makassar Bebas Sampah 2029 membutuhkan dukungan seluruh masyarakat. “Berbicara masalah sampah bukan lagi hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, ini merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....