Sulsel Siapkan Mitigasi Jaga Produksi Beras Hadapi El Nino
- 29 Sep 2026 13:51 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyiapkan sejumlah langkah mitigasi untuk menjaga produksi beras di tengah kondisi El Nino. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Sulsel Bustanul Arifin mengatakan mitigasi dilakukan untuk menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian. Langkah tersebut mencakup penyediaan pompa, sumur bor, dan pengaturan distribusi air irigasi.
Menurutnya, langkah mitigasi dilakukan untuk menjaga produksi beras ditengah kondisi El Nino yang berkepanjangan “Berbagai langkah mitigasi sudah kita lakukan untuk menjaga produksi,” kata Bustanul, Senin 28 September 2026.
| Baca juga: Enrekang Jadi Daerah Champion Cabai Sulsel |
Ia mengatakan puncak El Nino pada September menjadi perhatian pemerintah daerah. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memperluas pompanisasi di wilayah yang mengalami keterbatasan air. Pemprov Sulsel menerima bantuan sekitar 300 unit pompa dari Kementerian Pertanian. Pompa tersebut digunakan untuk mendukung pengairan lahan pertanian.
Selain pompanisasi, pemerintah menyiapkan sumur bor untuk wilayah yang membutuhkan sumber air tambahan. Pembagian air juga dilakukan pada sejumlah daerah irigasi untuk menjaga keberlanjutan pertanaman. Upaya tersebut diarahkan untuk mengurangi dampak kekeringan terhadap tanaman pangan. “Kita siapkan pompa, sumur bor dan pembagian air di daerah irigasi,” ujarnya.
Di tengah kondisi El Nino, produksi beras Sulsel hingga September 2026 justru mengalami peningkatan. Produksi Januari-September tercatat mencapai 2.627.505 ton. Angka tersebut meningkat 52.288 ton dibanding periode sama 2025 yang mencapai 2.575.217 ton. “Produksi beras kita sampai September mencapai 2.627.505 ton,” kata Bustanul.
Menurut Bustanul, peningkatan produksi menunjukkan berbagai langkah mitigasi memberikan dukungan terhadap sektor pertanian. Pemerintah tetap memantau wilayah yang mengalami kekeringan dan menyiapkan intervensi sesuai kondisi lapangan. Upaya tersebut dilakukan agar produksi pangan tetap terjaga hingga akhir tahun. Target produksi beras Sulsel juga diupayakan tetap tercapai.
Pemprov Sulsel juga terus mempercepat pembangunan infrastruktur melalui program Multi Years Project (MYP). Pembangunan tersebut mencakup infrastruktur pendukung yang diharapkan dapat memperkuat sistem pengairan dan aktivitas pertanian. Pemerintah daerah menilai pembangunan infrastruktur menjadi bagian penting dalam menghadapi perubahan kondisi iklim. “Kita terus mengebut pembangunan melalui program Multi Years Project,” ujarnya.
Bustanul menegaskan pemerintah akan terus melakukan pemantauan dan intervensi selama kondisi El Nino berlangsung. Sinergi dengan pemerintah pusat juga diperkuat untuk memastikan dukungan sarana pertanian tersedia bagi petani. Langkah tersebut diharapkan menjaga produksi sekaligus mengurangi dampak kekeringan terhadap lahan pertanian. “Kita berharap masyarakat tidak terlalu merasakan dampak El Nino berkepanjangan,” pungkasnya. (*)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....