Enrekang Jadi Daerah Champion Cabai Sulsel
- 29 Sep 2026 08:51 WIB
- Makassar
RRI. CO.ID - Makassar - Kabupaten Enrekang ditetapkan sebagai satu-satunya daerah Champion Cabai di Sulawesi Selatan oleh Kementerian Pertanian. Program tersebut bertujuan menjaga ketersediaan cabai ketika terjadi kekurangan pasokan di daerah konsumen.
Pelaksana Tugas Kepala Bidang Hortikultura Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Sulawesi Selatan, Sarijuddin dalam perbincangan bersama RRI Lewat Dialog Interaktif Makassar Menyapa Pagi, Selasa 29 September 2026, mengatakan Enrekang menjadi sentra Champion Cabai di Sulsel. Menurutnya, pemerintah pusat akan menghubungi daerah Champion ketika terjadi kekurangan cabai di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta.
“Kalau di Sulsel itu, Bu, pusatnya di Enrekang. Cuma satu kabupaten,” kata Sarijuddin dalam dialog bersama Pro 1 RRI Makassar.

Sarijuddin menjelaskan, cabai dari Enrekang tidak hanya diperuntukkan bagi kebutuhan Sulawesi Selatan. Daerah tersebut juga dapat memasok cabai ke wilayah lain apabila terdapat permintaan dari pemerintah pusat.
“Bilamana tidak ada permintaan cabai di pusat, di Jakarta, maka dia menjual cabainya di provinsi lain,” ujarnya. Mekanisme tersebut menjadi bagian dari konsep program Champion Cabai yang dijalankan Kementerian Pertanian.
Selain Enrekang, pemerintah daerah sebelumnya telah mengusulkan Kabupaten Jeneponto dan Gowa sebagai calon daerah Champion Cabai berikutnya. Namun, hingga saat ini, pemerintah pusat baru menetapkan Enrekang sebagai daerah Champion Cabai di Sulsel.
Sarijuddin mengatakan kemampuan produksi Enrekang menjadi salah satu pertimbangan penetapan tersebut. Menurutnya, Enrekang dinilai mampu membantu memenuhi kebutuhan cabai ketika terjadi kekurangan pasokan di Pasar Induk Kramat Jati.
“Enrekang dianggap sebagai sentra cabai. Nah, itu sementara hanya Enrekang dulu, Bu, dijadikan daerah sentra,” kata Sarijuddin.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga mendorong masyarakat menanam cabai secara mandiri di pekarangan rumah. Selain itu, pemerintah berencana memperkuat produksi melalui bantuan benih cabai di tahun 2026 ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....