Kewajiban Anak kepada Orang Tua dalam Perspektif Ajaran Hindu
- 20 Sep 2026 14:07 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Anak memiliki tanggung jawab moral dan kewajiban untuk berbakti serta menjaga kehormatan orang tua. Pemahaman terhadap nilai-nilai keagamaan dan hubungan kekeluargaan yang harmonis sangat penting untuk membangun generasi yang suputra dan berkarakter.
Penyuluh Agama Hindu Provinsi Sulawesi Selatan, Bapak I Ketut Mundra, S.Ag., mengatakan bahwa hubungan antara anak dan orang tua bukan sekadar hubungan biasa, melainkan hubungan suci yang didasari oleh pengorbanan timbal balik.
“Di dalam keluarga ada ayah, ibu, dan anak yang terjadi ikatan pengabdian. Jadi definisi keluarga ini tidak ada yang merasa berkorban dan dikorbankan, tetapi itu merupakan suatu ikatan suci, saling mengisi, dan saling melengkapi,” ujar Ketut Mundra dalam program Mimbar Hindu Dharma Pro 1 RRI Makassar.

Menurutnya, istilah "putra" berasal dari kata *put* yang berarti neraka dan *raya* yang berarti menyelamatkan. Secara etimologi, seorang anak memiliki misi mulia untuk menyeberangkan dan menyelamatkan orang tuanya dari penderitaan, bukan justru membebani atau menyakiti.
Ia juga menjelaskan bahwa kewajiban anak berbakti kepada orang tua didasari oleh tiga jasa besar orang tua atau *tri randa*, yaitu *sarire kerta* (melahirkan dan membentuk badan jasmani), *anate* (memberikan makan dan penghidupan), serta *peran date* (mendidik jiwa, spiritual, dan moral anak).
“Orang tua itu merasa bahagia kalau anaknya menjadi anak yang baik dan bisa menjaga nama baik keluarga. Jasa-jasa orang tua inilah yang mendasari kenapa seorang anak memiliki kewajiban untuk membayar jasa-jasa orang tua,” ungkapnya, Minggu (20/09/2026).
Ketut Mundra juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mendidik anak sejak dini, mulai dari memperlakukan anak dengan penuh kasih sayang pada masa pertumbuhan, memberikan contoh teladan yang baik, hingga membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan hidup.
Berikut adalah pokok-pokok kewajiban anak (*putra sesana*) terhadap orang tua:
1. Berbakti dan menghormati orang tua.
2. Menaati nasihat dan arahan orang tua.
3. Menuntut ilmu dengan baik pada masa *brahmacari*.
4. Merawat orang tua di hari tua.
5. Menjaga nama baik keluarga.
6. Melaksanakan *pitra yadnya* (upacara keagamaan bagi leluhur/orang tua).
7. Tidak melawan orang tua.
Ia berpesan agar seluruh anak senantiasa menyadari tanggung jawabnya sebagai generasi penerus yang membawa kedamaian dan kebahagiaan bagi keluarga, bangsa, dan negara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....