Keselamatan Pelayaran Perlu Penguatan Koordinasi Lintas Sektor
- 18 Sep 2026 20:40 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Keselamatan pelayaran antarpulau membutuhkan koordinasi lintas sektor. Hal ini penting agar regulasi, pengawasan, dan penegakan hukum dapat berjalan secara terintegrasi.
Pemerhati dan akademisi dunia maritim, Kapten Jo Ronald Kurniawan, mengatakan keselamatan pelayaran tidak dapat dibebankan kepada satu pihak. Setiap sektor memiliki peran dalam memastikan operasional kapal berlangsung aman.
“Koordinasi lintas sektor harus menjadi poin utama. Siapa yang meregulasi, siapa yang mengatur, dan siapa yang melakukan penegakan hukum harus saling terintegrasi,” ujar Kapten Jo dalam Dialog Kentongan Pro 1 RRI Makassar.

Menurutnya, koordinasi yang baik juga diperlukan untuk memperjelas tanggung jawab ketika terjadi kecelakaan. Dengan demikian, penanganan dapat dilakukan secara terpadu tanpa saling melempar tanggung jawab, Jum'at (18/09/2026).
Selain koordinasi, kompetensi awak kapal menjadi faktor penting dalam keselamatan pelayaran. Awak kapal harus memiliki sertifikasi dan keterampilan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
“Operator di kapal harus benar-benar kompeten. Standar kompetensi itu diharapkan sama, sehingga pelaut memiliki kemampuan yang sesuai dengan standar internasional,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, kondisi cuaca juga perlu menjadi perhatian sebelum dan selama pelayaran. Perubahan cuaca di laut dapat berlangsung cepat sehingga informasi dan peringatan cuaca perlu terus dipantau.
Kapten Jo menegaskan keselamatan pelayaran tidak boleh ditawar. Operator kapal, awak kapal, regulator, hingga penumpang memiliki peran dan tanggung jawab dalam menjaga keselamatan selama perjalanan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....