Antrean BBM Berdampak pada Penjualan UMKM di CFD Boulevard

  • 13 Sep 2026 17:10 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi dalam beberapa hari terakhir turut berdampak pada aktivitas masyarakat dan pelaku UMKM yang berjualan di kegiatan Car Free Day (CFD) Boulevard Makassar, Minggu, 13 September 2026 pagi. Owner Lapisan Rasa, Amanda, mengatakan dampak antrean BBM cukup terasa dari menurunnya antusias masyarakat yang datang ke CFD dibandingkan pekan sebelumnya. “Dampak antrean BBM cukup terasa karena melihat antusias masyarakat ke CFD tadi berkurang,” kata Amanda.

Ia membandingkan kondisi CFD pekan ini dengan Minggu sebelumnya. Biasanya, aktivitas masyarakat masih cukup ramai hingga sekitar pukul 09.30 WITA, namun pada CFD pagi tadi suasana mulai sepi lebih cepat.

Amanda mengatakan kondisi tersebut ikut berpengaruh terhadap penjualan dagangannya. Ia mengaku, berkurangnya jumlah pengunjung membuat transaksi yang diperoleh pedagang di kawasan CFD turut mengalami penurunan. “Biasanya CFD Minggu lalu jam 7 sampai setengah 10 itu masih ramai, tapi CFD tadi jam 8 sampai jam 9 sudah sepi, jalanan sudah lowong. Minggu ini omzetnya berkurang 20 sampai 30 persen dibandingkan CFD minggu lalu,” ujarnya.

Amanda berharap kondisi Kota Makassar bisa kembali stabil, sehingga mobilitas pergerakan masyarakat juga bisa normal. "Mudah-mudahan segera membaik, karena kalau terlalu lama seperti ini, dampaknya juga kepada kami sangat terasa," harapnya.

Sebelumnya antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) terjadi di sejumlah SPBU di Kota Makassar dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini membuat masyarakat harus meluangkan waktu lebih lama untuk mendapatkan BBM, bahkan antrean kendaraan di sejumlah lokasi meluber hingga ke badan jalan.

Panjang antrean tidak hanya dirasakan oleh pengendara kendaraan pribadi, tetapi juga berdampak pada mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi. Akibat antrean ini, sejumlah kebijakan dikeluarkan mulai dari Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring bagi tingkat PAUD, TK, SD dan SMP, hingga work from home bagi pegawai Pemerintah Kota Makassar pada 14 hingga 15 September 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....