Pertamina Naikkan Penyaluran BBM di Makassar, Solar Bertambah 15 Persen
- 12 Sep 2026 12:41 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi meningkatkan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) ke sejumlah SPBU di Kota Makassar di tengah antrean kendaraan yang masih terjadi. EGM Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, mengatakan peningkatan pasokan dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Deny menyebut penyaluran solar saat ini telah berada sekitar 15 persen di atas kondisi normal. Sementara penyaluran Pertalite juga mengalami peningkatan hingga sekitar delapan sampai 10 persen. “Sudah meningkat kami penyaluran untuk solar, kita sudah berkisar di atas normal itu sekitar 15 persen dan Pertalite sudah delapan persen dan kemarin sudah juga mencapai 10 persen dari kondisi normal,” kata Deny, Jumat 11 September 2026.
Menurutnya, penambahan pasokan tetap harus dibarengi dengan pengaturan antrean. Sebab, ketika antrean terlalu panjang, konsumsi BBM di SPBU menjadi lebih cepat dan dapat menimbulkan kebutuhan pasokan tambahan. Olehnya itu, Deny mengaku akan melakukan pemetaan terhadap kondisi masing-masing SPBU untuk menentukan kebutuhan penyaluran secara lebih tepat.
Kebutuhan setiap SPBU tidak sama sehingga jumlah pasokan akan disesuaikan berdasarkan tingkat konsumsi dan kondisi antrean di lokasi masing-masing. Selain meningkatkan pasokan, Pertamina juga memperpanjang jam operasional. Saat ini sudah terdapat 25 SPBU yang beroperasi selama 24 jam untuk membantu mengurai antrean.
Dikatakan jumlah SPBU yang beroperasi 24 jam masih memungkinkan ditambah apabila kondisi di lapangan membutuhkan pelayanan lebih panjang. “Intinya adalah bagaimana kita bisa mengurai antrean ini. Jadi jumlah SPBU nanti mungkin akan sangat dinamis mengikuti kondisi antrean. Tetapi jika diperlukan tentu akan kita sesuaikan juga,” ujarnya.
Di sisi lain, Deny meminta masyarakat menyampaikan informasi apabila menemukan kondisi antrean atau pelayanan yang membutuhkan penanganan. Informasi tersebut akan menjadi bahan koordinasi untuk mengarahkan pasokan ke SPBU yang membutuhkan.
“Pada prinsipnya kami tentu akan menyiapkan stoknya, mengirimkan. Namun juga itu tadi, makanya kita perlu atur antrean. Karena begitu antreannya panjang, stoknya akan lebih cepat habis,” tutur Deny.
Ia berharap peningkatan pasokan, penambahan jam operasional, serta pengaturan antrean melalui Satgas Gabungan dapat mempercepat normalisasi kondisi BBM di Makassar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....