Polsek Ujung Pandang Respon Terjadinya Antrian Panjang di SPBU

  • 10 Sep 2026 19:26 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Antrean kendaraan yang tidak tidak biasa di SPBU Jalan Sultan Hasanuddin menjadi perhatian Polsek Ujung Pandang, Kota Makassar, hingga Kamis 10 September 2026. Untuk memastikan situasi tetap aman dan arus lalu lintas tidak terganggu, Kapolsek Ujung Pandang Kompol H. Syamsuardi S. Sos, MH., turun langsung mengecek kesiapsiagaan personel di lapangan dan melakukan koordinasi dengan pihak SPBU agar pengisian BBM berjalan lancar.

Pengecekan di SPBU Sultan Hasanuddin dilakukan Kapolsek Ujung Pandang Kompol Syamsuardi sebagai bagian dari kegiatan kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan memastikan pengamanan di SPBU berjalan optimal.

Pengamanan di lokasi SPBU tersebut dilakukan personel Polsek Ujung pandang berlangsung secara terbuka maupun tertutup.

Selain mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), keberadaan personel juga diarahkan untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas yang dapat terjadi akibat antrean kendaraan saat melakukan pengisian BBM,"ujar Kompol Syamsuardi.

Lebih lanjut Kompol. Syamsuardi mengatakan, pengamanan SPBU merupakan bagian dari upaya kepolisian memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus memastikan aktivitas pengisian BBM tidak berdampak terhadap kelancaran lalu lintas. Dikatakan pengaturan aturan kendaraan dilakukan personil agar tidak semrawut.

“Kami melakukan pengecekan untuk memastikan personel siap melaksanakan tugas di lapangan. Pengamanan tidak hanya menyangkut kamtibmas, tetapi juga bagaimana mengantisipasi antrean kendaraan agar tidak berkembang menjadi kepadatan yang mengganggu arus lalu lintas,” kata Kompol. Syamsuardi.

Kapolsek menegaskan, personel yang bertugas diminta untuk terus memantau perkembangan situasi dan mengambil langkah cepat apabila terjadi peningkatan antrean maupun kepadatan kendaraan. Masyarakat yang antri di SPBU membutuhkan kesabaran sehingga dilibatkan personil Kepolisian agar antrian lebih tertib tidak mengganggu arus lalulintas.

“Personel harus responsif melihat situasi. Apabila antrean mulai memanjang dan berpotensi mengganggu badan jalan, segera dilakukan pengaturan sehingga kendaraan tetap dapat bergerak dan pengguna jalan lainnya tidak terganggu,” tegasnya.

Menurut Kompol Syamsuardi, pengamanan dengan pola terbuka dan tertutup juga dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas di sekitar SPBU.

“Kami ingin masyarakat yang datang ke SPBU merasa aman dan nyaman. Di sisi lain, aktivitas di SPBU juga tidak boleh mengganggu ketertiban umum maupun kelancaran lalu lintas,” tambahnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....