Museum Kota Makassar Kaji Gedung dan Koleksi Lampu Kuno
- 10 Sep 2026 14:46 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Dinas Kebudayaan Kota Makassar melalui UPT Museum Kota Makassar menggelar Seminar Hasil Kajian Koleksi Museum Kota Makassar di Hotel Arthama Makassar, Kamis 10 September 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 8–10 September 2026 ini menghadirkan akademisi dan pamong budaya untuk memperkuat data serta informasi koleksi museum.
Pada hari terakhir seminar, pembahasan difokuskan pada tema "Koleksi Gedung Museum Kota Makassar dan Lampu Kuno". Dua narasumber yang hadir yakni Dosen Arkeologi Universitas Hasanuddin, Dr. Yadi Mulyadi, M.A., dan Pamong Budaya Balai Pelestarian Kebudayaan, Andini Perdana, M.Hum.
Dr. Yadi Mulyadi menjelaskan, Gedung Museum Kota Makassar tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan koleksi, tetapi juga memiliki nilai sejarah dan arsitektur yang penting. Menurutnya, bangunan tersebut menjadi bagian dari perjalanan pemerintahan sekaligus perkembangan Kota Makassar. "Gedung ini menjadi saksi perubahan pemerintahan dan perjalanan Kota Makassar," ujarnya.
Sementara itu, Andini Perdana memaparkan hasil kajian terhadap koleksi lampu kuno museum. Analisis dilakukan berdasarkan data registrasi dan inventarisasi, bentuk, konstruksi, fungsi, serta ornamen benda.
Dari hasil kajian, koleksi tersebut diidentifikasi sebagai lampu minyak dengan bentuk dan ornamen menyerupai ayam sehingga dikenal sebagai lampu ayam. "Kami melihat bentuk, konstruksi, fungsi, dan ornamen untuk mengetahui karakter koleksi ini. Dari analisis tersebut, benda ini mengarah sebagai lampu minyak," jelas Andini.
Kepala UPT Museum Kota Makassar, Wanti Mamonto, mengatakan kajian koleksi dilakukan untuk memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat memiliki dasar ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan. "Setiap koleksi memiliki cerita dan nilai penting. Karena itu, kajian diperlukan agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat memiliki dasar yang kuat," kata Wanti.
Ia berharap hasil kajian tersebut dapat mendukung pengembangan informasi koleksi sekaligus memperkuat peran Museum Kota Makassar sebagai ruang edukasi sejarah dan budaya. Melalui kegiatan ini, Museum Kota Makassar juga mengajak masyarakat untuk menjadikan museum sebagai ruang belajar serta mengenal lebih dekat sejarah Kota Makassar melalui bangunan dan koleksi yang tersimpan di dalamnya. Kehadiran masyarakat di museum diharapkan semakin memperkuat upaya pelestarian warisan sejarah dan budaya Kota Makassar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....