Jalan Balaikota–Thamrin Jadi Proyek Percontohan Pedestrian Ramah Disabilitas
- 04 Sep 2026 18:59 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Pemerintah Kota Makassar mulai membangun kawasan pedestrian sebagai proyek percontohan integrasi jalur pejalan kaki di pusat kota. Program ini dirancang untuk menghubungkan moda transportasi publik sekaligus menghadirkan ruang berjalan kaki yang aman, nyaman, dan inklusif, termasuk bagi penyandang disabilitas.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengatakan proyek percontohan tersebut berada di sepanjang Jalan Balaikota hingga Jalan MH Thamrin. Selanjutnya, pengembangan akan dilakukan secara bertahap di sejumlah kawasan dengan tingkat aktivitas pejalan kaki yang tinggi.
Hal itu disampaikan Munafri usai mengikuti rapat koordinasi pemaparan desain pedestrian Kota Makassar di Balai Kota Makassar, Kamis 3 September 2026. "Tujuan utamanya tentu menyediakan fasilitas jalan yang aman, nyaman, dan inklusif bagi pejalan kaki, terlebih lagi bagi penyandang disabilitas. Sehingga pembangunan ini mengubah wajah kota menjadi lebih ramah lingkungan," ujarnya.
Menurut Munafri, banyak trotoar di Kota Makassar yang kondisinya rusak sehingga belum dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Karena itu, revitalisasi pedestrian menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan kualitas ruang publik.
"Kita menginginkan pedestrian di Makassar ini benar-benar dapat dipergunakan oleh para pejalan kaki dengan aman dan nyaman. Selain itu, juga untuk saudara-saudara kita yang disabilitas. Ini penting untuk memastikan bahwa kota ini adalah kota yang inklusif," katanya.
Pada tahap awal, kawasan Jalan Balaikota hingga Jalan MH Thamrin dipilih sebagai lokasi percontohan. Saat ini, sebagian jalur pedestrian di kawasan tersebut telah memasuki tahap pembongkaran sebagai bagian dari proses pembangunan.
Munafri menjelaskan, desain pedestrian akan mengutamakan fungsi sebagai ruang berjalan kaki yang juga dapat mengakomodasi pengguna stroller serta kebutuhan aksesibilitas lainnya. Jalur tersebut nantinya dilengkapi pembatas berupa tanaman untuk meningkatkan kenyamanan dan estetika kawasan.
Ia menambahkan, lebar pedestrian tidak akan diseragamkan pada setiap ruas jalan, melainkan disesuaikan dengan kondisi dan karakteristik masing-masing lokasi. Dalam proses pembangunan, Pemkot Makassar juga akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk PT PLN, terkait penataan utilitas seperti tiang dan gardu listrik yang berada di sepanjang jalur pedestrian.
"Masih ada beberapa hal yang harus kita komunikasikan dengan pihak terkait, seperti tiang listrik dan gardu listrik. Kami akan berbicara dengan pihak PLN karena ini menyangkut masalah akses dan estetika secara keseluruhan," ucap Munafri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....