Hadiri Pesta Rakyat di Mamajang, Munafri Tegaskan Program Iuran Sampah Gratis

  • 02 Sep 2026 13:01 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan program pembebasan iuran sampah bagi masyarakat berpenghasilan rendah akan terus dilanjutkan dan diperluas secara bertahap. Hal tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri Pesta Rakyat di Kelurahan Mamajang Luar, Kecamatan Mamajang, Selasa 1 September 2026.

Dalam kegiatan itu, ia didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, serta sejumlah kepala SKPD lingkup Pemerintah Kota Makassar. Munafri mengatakan, program pembebasan iuran sampah saat ini telah diberikan kepada rumah tangga dengan daya listrik 450 hingga 900 VA.

Di Kecamatan Mamajang, sekitar 1.200 rumah telah merasakan manfaat program tersebut. "Program ini sudah berjalan kurang lebih satu tahun. Di Kecamatan Mamajang, ada sekitar 1.200 rumah yang mendapatkan keringanan untuk tidak membayar iuran sampah," ujarnya.

Menurut Munafri, Pemerintah Kota Makassar kini tengah mengkaji perluasan penerima manfaat bagi rumah tangga dengan daya listrik 900 hingga 1.300 VA. Kajian tersebut ditargetkan rampung pada September 2026.

Jika terealisasi, diperkirakan sekitar 1.400 rumah tambahan di Kecamatan Mamajang akan memperoleh pembebasan iuran sampah. "Kami terus memperhatikan masyarakat. Yang sudah mendapatkan pembebasan adalah pelanggan listrik 450 sampai 900 VA, dan kami akan menambah lagi untuk pelanggan 900 sampai 1.300 VA," katanya.

Meski demikian, Munafri menegaskan pembebasan iuran sampah harus diikuti dengan kesadaran masyarakat untuk memilah sampah dari rumah. Menurutnya, setiap rumah penerima program nantinya akan dipasangi stiker sebagai penanda, sementara mekanisme penarikan iuran bagi kelompok masyarakat lainnya akan dikelola pemerintah kecamatan dan kelurahan.

Ia juga mengapresiasi peran RT, RW, LPM, imam kelurahan, serta seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan. Munafri menilai persoalan sampah tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Partisipasi masyarakat dalam memilah sampah sejak dari sumber menjadi kunci mewujudkan Kota Makassar yang bersih, sehat, dan nyaman bagi generasi mendatang.

Selain membahas pengelolaan sampah, Munafri mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir dan kebakaran. Ia meminta seluruh unsur masyarakat bergotong royong memeriksa kondisi saluran drainase agar tetap bersih dan tidak tersumbat sehingga mampu mengalirkan air dengan baik saat musim hujan tiba.

Di sisi lain, ia juga mengingatkan bahwa musim kemarau yang masih berlangsung meningkatkan risiko kebakaran di kawasan permukiman. Karena itu, masyarakat diminta lebih waspada dan memastikan kondisi lingkungan serta instalasi rumah tangga tetap aman. "Musim kemarau ini cukup panjang dan rawan terjadi kebakaran. Karena itu perlu langkah antisipasi sejak dini," pungkas Munafri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....