Seorang Bakar Rumput di Kebun Ciptakan Pohon Bara Setinggi 7 Meter di Laiyolo
- 30 Agt 2026 14:27 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Kepulauan Selayar — Pembakaran rumput di sekitar kebun warga di Dusun Padang Oge, Desa Laiyolo, Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar, berujung kebakaran setelah api menyambar pohon kayu yang telah kering dan mati, Sabtu ,29 Agustus 2026. Kapolsek Bontosikuyu Iptu Jajang Solehuddin menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WITA ketika Rasik melakukan pembakaran rumput di sekitar kebunnya.
Saat proses pembakaran berlangsung, diduga percikan api menyambar pohon kayu yang telah kering dan mati di lahan kebun milik Ruslan. Pohon tersebut memiliki ketinggian sekitar 7 meter.
Api kemudian membesar dan menjalar hingga ke bagian atas pohon. Kondisi tersebut membuat proses pemadaman menjadi sulit karena kobaran api berada di bagian atas pohon yang cukup tinggi.
Pemilik kebun bersama masyarakat setempat kemudian berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya berupa selang, ember dan jerigen. Bhabinkamtibmas bersama personel Polsek Bontosikuyu juga turun membantu proses pemadaman.
Untuk mempermudah pemadaman sekaligus mencegah api menjalar ke area lainnya, masyarakat melakukan penebangan terhadap pohon mati yang telah terbakar tersebut.
“Sekitar pukul 19.30 WITA, api berhasil dipadamkan. Setelah itu, personel bersama masyarakat melakukan pengecekan dan penyisiran di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada lagi titik api maupun bara yang masih tersisa dan berpotensi menyebabkan kebakaran kembali,” jelas Iptu Jajang.
Lahan kebun yang terbakar diperkirakan berukuran sekitar 15 x 20 meter. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa.
Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan, S.IK., S.H., M.Tr.Mil. kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran rumput maupun sampah di sekitar kebun atau lahan secara sembarangan.
Menurutnya, kondisi rumput dan material kering di sekitar lahan dapat membuat api dengan cepat menjalar, terlebih saat cuaca panas dan kering. Karena itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati dan menghindari aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Kapolres juga mengajak masyarakat segera melaporkan kepada Bhabinkamtibmas, pemerintah desa maupun pihak terkait apabila menemukan asap atau titik api di sekitar lingkungan, sehingga dapat segera ditangani sebelum api meluas.
“Kewaspadaan dan kepedulian masyarakat sangat penting untuk mencegah terjadinya kebakaran lahan. Jangan melakukan pembakaran rumput atau sampah secara sembarangan, karena api yang awalnya kecil dapat dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan,” tegas AKBP Didid Imawan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....