Kebakaran Lahan Terjadi di Tiga Lokasi, Api Membesar di Balangsembo Selayar
- 28 Agt 2026 07:34 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Kep. Selayar — Polres Kepulauan Selayar menerima laporan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di tiga lokasi berbeda pada Kamis, 27 Agustus 2026. Ketiga titik tersebut berada di perbukitan Lingkungan Balangsembo, Kelurahan Putabangun, Kecamatan Bontoharu; Jalan Pahlawan, Bonea, Kelurahan Benteng Utara, Kecamatan Benteng; serta Dusun Pondang, Desa Lowa, Kecamatan Bontosikuyu.
Kebakaran di Jalan Pahlawan, Bonea dan Dusun Pondang berhasil dipadamkan oleh petugas bersama masyarakat. Sementara itu, kebakaran di perbukitan Balangsembo hingga Kamis, 27 Agustus 2026 malam masih berlangsung, bahkan kobaran api dilaporkan semakin membesar dan mulai mendekati permukiman warga.
Menanggapi kondisi tersebut, Polres Kepulauan Selayar mengerahkan personel untuk melakukan penanganan sekaligus pemantauan di lokasi kebakaran. Khusus di Balangsembo, Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan, S.I.K., S.H., M.Tr.Mil., memerintahkan Pawas, Pamapta dan personel piket fungsi segera berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran serta menuju lokasi kejadian.
Kapolres juga menginstruksikan seluruh personel Polsek Benteng untuk bergabung dalam upaya penanganan kebakaran di Balangsembo. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi agar kobaran api tidak semakin meluas dan bergerak mendekati kawasan permukiman masyarakat.
“Untuk Pawas, Pamapta dan piket fungsi, hubungi Damkar dan ke lokasi TKP kebakaran lahan. Antisipasi api melebar ke pemukiman masyarakat,” tegas Kapolres dalam perintahnya, Kamis, 27 Agustus 2026 malam.
Instruksi tersebut segera ditindaklanjuti dengan menghubungi pihak Damkar dan mengerahkan personel Polres bersama seluruh personel Polsek Benteng ke lokasi. Petugas melakukan pemantauan sekaligus penanganan terhadap perkembangan kobaran api di kawasan Balangsembo.
Kebakaran di Balangsembo telah terpantau sejak Rabu, 26 Agustus 2026 malam dengan kobaran yang saat itu masih terlihat relatif kecil dari kejauhan. Hingga Kamis, 27 Agustus 2026 siang, asap masih terlihat dari kawasan perbukitan dan petugas tetap melakukan pemantauan, sebelum pada malam harinya api dilaporkan semakin membesar serta mulai mendekati permukiman warga.
Titik kebakaran berada di atas bukit sebelah selatan Kampung Balangsembo dengan kondisi medan yang terjal dan curam. Keadaan tersebut menjadi kendala bagi petugas untuk menjangkau titik api secara langsung maupun menggunakan kendaraan pemadam kebakaran, sehingga pemantauan dilakukan dari lokasi yang memungkinkan dijangkau.
Sebelumnya, Bhabinkamtibmas Kelurahan Putabangun Brigpol Syamsir Fachruddin bersama pemerintah kelurahan dan masyarakat telah memantau perkembangan kebakaran. Saat ini, penanganan dipusatkan di kawasan Balangsembo dengan mengerahkan personel Polres dan seluruh personel Polsek Benteng serta berkoordinasi dengan Damkar guna mencegah api semakin melebar ke arah permukiman.
Kebakaran lainnya terjadi di Jalan Pahlawan, Bonea, Kelurahan Benteng Utara, Kecamatan Benteng, pada Kamis, 27 Agustus 2026 sekitar pukul 11.30 WITA. Kebakaran diduga berawal dari pembakaran sampah oleh pemilik kebun yang sedang membersihkan lahan, kemudian api menyebar dan membesar akibat cuaca panas, angin serta banyaknya rerumputan kering; pemilik lahan sempat melakukan pemadaman sebelum meminta bantuan Damkar, yang tiba sekitar pukul 12.50 WITA dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 13.10 WITA dengan bantuan aparat kepolisian serta masyarakat, tanpa korban jiwa maupun kerugian material.
Sementara itu, kebakaran ketiga terjadi di Dusun Pondang, Desa Lowa, Kecamatan Bontosikuyu, sekitar pukul 13.30 WITA pada Kamis, 27 Agustus 2026. Api yang diduga muncul dari bagian luar kebun warga kemudian membesar dan membakar lahan/hutan yang didominasi rerumputan kering serta pohon mati atau lapuk, sebelum masyarakat melakukan pemadaman manual; Kapolsek Bontosikuyu IPTU Jajang Solehuddin bersama personel tiba sekitar pukul 14.25 WITA, kemudian mobil Damkar tiba sekitar pukul 15.50 WITA, dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.05 WITA dengan luas lahan terbakar diperkirakan kurang lebih tiga hektare tanpa korban jiwa maupun kerugian material.
Penyebab kebakaran di Balangsembo dan Pondang masih dalam penyelidikan, sedangkan kebakaran di Jalan Pahlawan, Bonea diduga dipicu pembakaran sampah saat cuaca panas dan berangin. Rangkaian kejadian tersebut menjadi perhatian Polres Kepulauan Selayar karena berlangsung pada musim kemarau, ketika rerumputan, semak dan vegetasi kering mudah terbakar serta kondisi angin dapat mempercepat penyebaran api, terutama di kawasan perbukitan.
Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran hutan, lahan, kebun maupun semak belukar selama kondisi cuaca panas dan kering. “Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan, lahan, semak belukar maupun kebun, khususnya selama kondisi cuaca panas dan kering,” tegas AKBP Didid Imawan.
Kapolres juga meminta warga tidak membakar sampah sembarangan, terutama di sekitar hutan, perkebunan, permukiman dan lahan yang banyak ditumbuhi vegetasi kering. “Jangan meninggalkan api, bara, puntung rokok atau sumber panas lainnya yang berpotensi memicu kebakaran. Pastikan api benar-benar padam setelah melakukan aktivitas yang menggunakan api,” imbaunya.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan keberadaan asap maupun titik api kepada Bhabinkamtibmas, Polsek terdekat, pemerintah desa/kelurahan atau petugas pemadam kebakaran agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin sebelum api meluas.
Hingga Kamis, 27 Agustus 2026 malam, personel Polres Kepulauan Selayar bersama seluruh personel Polsek Benteng telah diarahkan untuk bergerak dan bergabung dalam penanganan kebakaran di Balangsembo. Koordinasi dengan Damkar terus dilakukan untuk menghadapi kobaran api yang semakin membesar sekaligus mencegah kebakaran meluas dan mengancam kawasan permukiman masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....