Pemulung Khawatir, Kebijakan Pilah Sampah Bisa Pengaruhi Penghasilan
- 28 Agt 2026 10:10 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Rencana penerapan kebijakan pemilahan sampah di Kota Makassar mendapat perhatian dari para pemulung yang selama ini menggantungkan penghasilan dari aktivitas mengumpulkan sampah. Pemulung berharap kebijakan tersebut tidak justru menghilangkan sumber pendapatan yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Nurjanna, salah seorang pemulung di Makassar, meminta pemerintah mempertimbangkan kondisi para pemulung sebelum kebijakan pemilahan sampah diterapkan. “Paling tidak sebelum melakukan kebijakan ini, minta tolong kami ini para pemulung didatangi,” ujarnya, Kamis 27 Agustus 2026.
Menurut Nurjanna, pemulung perlu diberi kesempatan untuk menyampaikan kondisi mereka secara langsung kepada pemerintah. “Biar kami juga bisa bicara, bisa meminta kebijakan yang lebih baik,” katanya.
Bagi pemulung, sampah yang dikumpulkan setiap hari bukan sekadar persoalan lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari sumber penghasilan keluarga. Karena itu, perubahan sistem pengelolaan sampah dinilai perlu disertai solusi agar pemulung tetap dapat bekerja.
Nurjanna berharap pemerintah tidak hanya menetapkan aturan mengenai pemilahan sampah, tetapi juga memikirkan pekerjaan alternatif bagi pemulung yang kemungkinan terdampak. “Apakah itu dikasih kami pekerjaan atau bagaimana,” ucapnya.
Ia menegaskan bahwa para pemulung sebenarnya tidak meminta untuk terus bergantung pada bantuan pemerintah. Pemulung justru berharap mendapat kesempatan memperoleh pekerjaan yang lebih baik agar tetap bisa memenuhi kebutuhan keluarga dengan hasil usaha sendiri.
“Kami hanya meminta pekerjaan yang lebih baik lagi,” kata Nurjanna. Menurutnya, kesempatan untuk bekerja menjadi hal penting bagi pemulung agar tetap memiliki penghasilan tanpa harus meminta-minta.
Nurjanna juga menyampaikan bahwa para pemulung memiliki tanggung jawab terhadap keluarga, termasuk kebutuhan sehari-hari dan pendidikan anak. “Biarkan kami yang berusaha mencari, karena kami tidak ingin jadi pengemis,” tegasnya.
Harapan tersebut menjadi catatan bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pemilahan sampah di Makassar. Pemulung berharap perubahan sistem pengelolaan sampah tetap membuka ruang bagi mereka untuk bekerja sekaligus memberi kepastian terhadap keberlangsungan penghasilan keluarga.
Pada akhirnya, pemilahan sampah diharapkan tidak hanya membawa manfaat bagi kebersihan kota, tetapi juga memperhatikan kelompok masyarakat yang selama ini ikut berperan dalam mengurangi sampah. “Kami hanya meminta pekerjaan yang lebih baik lagi,” kata Nurjanna, menegaskan harapan agar pemulung tetap dapat bekerja secara mandiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....