Hari Juang Polri, Kapolda Sulsel Tegaskan Semangat Pengabdian

  • 21 Agt 2026 21:27 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Polda Sulawesi Selatan menggelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026 di Lapangan Upacara Markas Polda Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Makassar, Jumat 21 Agustus 2026. Upacara Peringatan Hari Juang Polri, sebagai momentum Insan Bhayangkara untuk mengenang sejarah perjuangan Polri, sekaligus memperkuat semangat pengabdian setiap personel kepada bangsa dan negara.

Upacara Hari Juang Polri di Polda Sulsel dipimpin oleh Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum., yang diikuti para Pejabat Utama Polda Sulsel serta personel gabungan Polda Sulsel dari berbagai fungsi dan PNS Polri. Peringatan Hari Juang Polri menjadi momentum penting untuk mengenang perjuangan para pendahulu Polri dalam mempertahankan kemerdekaan dan meneguhkan kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Upacara peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026 di Polda Sulsel menjadi pengingat bahwa perjalanan Polri tidak terlepas dari sejarah perjuangan bangsa. Semangat pengabdian para pendahulu diharapkan terus diwariskan kepada generasi Polri saat ini dalam mewujudkan institusi yang Presisi serta senantiasa hadir untuk memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol. Didik Supranoto, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa Hari Juang Polri diperingati setiap 21 Agustus untuk mengenang peristiwa bersejarah pada 21 Agustus 1945, ketika Inspektur Polisi Kelas I Muhammad Jasin membacakan Teks Proklamasi Polisi di Surabaya.

Isi ikrar tersebut menyatakan bahwa kesatuan Polisi Istimewa telah bergabung dengan rakyat untuk berjuang mempertahankan kemerdekaan serta berdiri sebagai Polisi Republik Indonesia.

Menurutnya, nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para pendahulu harus terus menjadi inspirasi bagi seluruh anggota Polri dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di tengah masyarakat.

“Peristiwa tersebut menegaskan kesetiaan polisi kepada Republik Indonesia. Momen itu juga menjadi tonggak perjuangan kepolisian dalam mempertahankan kemerdekaan bangsa,” ujar Kombes Pol. Didik Supranoto.

Dikisahkan dalam sejarah Pasukan Polisi Istimewa yang melucuti senjata tentara Jepang dan mendistribusikannya kepada badan-badan perjuangan guna menghadapi ancaman Sekutu serta Agresi Militer Belanda. “Semangat perjuangan para pendahulu harus kita teladani. Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan persatuan bangsa,” sebutnya.

Tanggal 21 Agustus kemudian resmi ditetapkan sebagai Hari Juang Polri berdasarkan Keputusan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor Kep/95/I/2024 tertanggal 22 Januari 2024. Penetapan hari juang Polri berbeda dengan Hari Bhayangkara yang diperingati setiap 1 Juli, karena Hari Juang Polri secara khusus mengenang semangat patriotisme kepolisian dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan RI.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....