BADKO HMI Sulsel Siap Kawal Pendidikan Makassar, Dorong Penguatan Karakter Siswa

  • 19 Agt 2026 07:45 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Badan Koordinasi (BADKO) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sulawesi Selatan menyatakan komitmennya untuk mengawal peningkatan kualitas pendidikan di Kota Makassar. Komitmen tersebut disampaikan saat jajaran pengurus BADKO HMI Sulsel diterima Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Balai Kota Makassar, Selasa 18 Agustus 2026.

Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas sejumlah isu strategis di sektor pendidikan, mulai dari penguatan karakter peserta didik, peningkatan kapasitas tenaga pendidik, hingga rencana pelaksanaan Konferensi Pendidikan sebagai ruang kolaborasi dan diskusi kebijakan pendidikan di Kota Makassar.

Koordinator Steering Konferensi Pendidikan BADKO HMI Sulsel, Fadel Sofyan, mengatakan kegiatan tersebut dirancang sebagai bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Kota Makassar, khususnya Dinas Pendidikan. "Yang kami mau buat adalah Konferensi Pendidikan. Kami mendukung program yang ada di Dinas Pendidikan Kota Makassar," kata Fadel.

Menurut dia, konferensi tersebut tidak hanya membahas persoalan akademik, tetapi juga menitikberatkan pada penguatan pendidikan karakter melalui nilai-nilai pangadakkang, yang mencakup adab, moral, dan etika. "Pendidikan tidak hanya soal capaian akademik. Karakter peserta didik juga harus menjadi perhatian agar mampu melahirkan generasi yang berintegritas dan bertanggung jawab," ujarnya.

Selain itu, BADKO HMI Sulsel juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas dan kompetensi tenaga pendidik agar mampu mengikuti perkembangan kebutuhan dunia pendidikan. Fadel mengatakan organisasinya siap menjadi mitra konsultasi dan advokasi bagi pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan pendidikan di lingkungan sekolah.

Dalam kesempatan tersebut, BADKO HMI Sulsel turut mengapresiasi kinerja Dinas Pendidikan Kota Makassar di bawah kepemimpinan Kepala Dinas Pendidikan, Achi Soleman. Menurutnya, sejumlah kebijakan yang diterapkan menunjukkan perbaikan tata kelola pendidikan, di antaranya kerja sama dengan sekolah swasta untuk mengatasi keterbatasan rombongan belajar, transparansi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), pengelolaan anggaran, peningkatan prestasi siswa dan sekolah, serta respons cepat terhadap berbagai persoalan pendidikan.

"Kami mengapresiasi kerja nyata Dinas Pendidikan, termasuk transparansi SPMB yang terbukti tidak ada pungutan liar, pengelolaan APBD, hingga berbagai capaian yang layak dipertahankan," katanya.

Ia juga menilai penghargaan Apresiasi Komitmen Wajib Belajar 13 Tahun dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI yang diterima Pemerintah Kota Makassar pada Mei 2026 menjadi bukti peningkatan kualitas pengelolaan pendidikan di tingkat nasional.

Meski demikian, Fadel menegaskan berbagai capaian tersebut perlu terus dikawal agar tidak mengalami kemunduran.

"Kami tidak ingin Dinas Pendidikan mengalami kemunduran lagi. Karena itu, BADKO HMI Sulsel siap mengawal, menjaga, dan membersamai Dinas Pendidikan Kota Makassar dalam menghadapi tantangan pendidikan ke depan," tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengapresiasi inisiatif BADKO HMI Sulsel yang berkomitmen mengawal kebijakan pendidikan di Kota Makassar.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, organisasi mahasiswa, dan masyarakat dapat memperkuat pembangunan sektor pendidikan, baik dari aspek prestasi akademik maupun pembentukan karakter generasi muda.

Rencana Konferensi Pendidikan yang diinisiasi BADKO HMI Sulsel diharapkan menjadi wadah lahirnya berbagai gagasan dan rekomendasi untuk memperkuat sistem pendidikan di Kota Makassar, sekaligus memperluas kolaborasi dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas dan berkarakter.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....