Dana Hibah KONI Makassar Masuk Tahap Rasionalisasi sebelum Disalurkan

  • 14 Agt 2026 12:01 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar — Dana hibah Pemerintah Kota Makassar yang diperuntukkan bagi pembinaan cabang olahraga melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Makassar saat ini memasuki tahap rasionalisasi. Proses tersebut dilakukan sebelum anggaran disalurkan kepada masing-masing pengurus cabang olahraga di Kota Makassar.

Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI Makassar, Benny Badaru, yang dhubungi RRI pada Jumat, 14 Agustus 2026, mengatakan pihaknya telah menerima proposal kegiatan dari hampir seluruh cabang olahraga yang berada di bawah pembinaan KONI Makassar. Proposal tersebut menjadi dasar dalam melakukan penyesuaian kebutuhan anggaran masing-masing cabang olahraga.

Menurut Benny, rasionalisasi diperlukan untuk menyesuaikan besaran anggaran dengan kebutuhan setiap kegiatan yang direncanakan cabang olahraga. Penyesuaian tersebut dilakukan agar penggunaan dana hibah dapat lebih terarah dan sesuai dengan program yang telah disusun masing-masing pengurus cabang olahraga.

Tahapan rasionalisasi juga menjadi bagian penting dalam memastikan anggaran yang tersedia dapat dibagi secara proporsional berdasarkan kebutuhan kegiatan. Dengan proses tersebut, KONI Makassar dapat melihat kembali prioritas program dan menyesuaikannya dengan kemampuan anggaran yang tersedia.

Benny menjelaskan, setelah proses rasionalisasi selesai, anggaran selanjutnya akan dicairkan kepada masing-masing cabang olahraga sesuai hasil penyesuaian. Penyaluran tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program pembinaan, pelatihan, kompetisi, maupun kegiatan olahraga lainnya yang telah direncanakan.

“Setelah rasionalisasi selesai, pencairan anggaran akan dilakukan kepada masing-masing cabang olahraga agar penyerapan anggaran dapat berjalan dan setiap cabang olahraga bisa menjalankan kegiatannya dengan baik,” ujar Benny.

Ia berharap dukungan anggaran dari Pemerintah Kota Makassar melalui KONI dapat memberikan dampak positif terhadap pembinaan olahraga di daerah. Dengan dukungan pembiayaan yang disesuaikan berdasarkan kebutuhan, setiap cabang olahraga diharapkan mampu menjalankan program secara lebih terarah dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....