Lantik Tujuh Pejabat, Kemenag Sulsel Dorong ASN Bekerja dengan Integritas

  • 13 Agt 2026 21:18 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Maros - Jabatan fungsional di lingkungan Kementerian Agama tidak boleh dimaknai sebatas peningkatan jenjang karier. Jabatan tersebut merupakan amanah yang harus diikuti dengan tanggung jawab, integritas, dan komitmen memberikan manfaat bagi masyarakat. Pesan itu disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, saat melantik dan mengambil sumpah tujuh pejabat fungsional di Ruang Pertemuan Kakanwil Kemenag Sulsel, Kamis 13 Agustus 2026

Dalam sambutannya, Ali Yafid meminta pejabat yang baru dilantik menjalankan tugas dengan tekad kuat dan penuh tanggung jawab sesuai jabatan serta unit kerja masing-masing. Menurutnya, sumpah jabatan yang telah diucapkan bukan sekadar formalitas, tetapi harus menjadi komitmen moral dalam menjaga integritas dan melaksanakan tugas untuk kepentingan negara, bangsa, dan agama.

“Yang menjadi harapan kami adalah tekad kuat untuk melaksanakan tugas di jabatan barunya, di tempat tugasnya,” ujar Ali Yafid.

Ali Yafid juga mengingatkan bahwa peningkatan jenjang jabatan fungsional harus dibarengi dengan kedewasaan dalam bersikap. Menurutnya, semakin tinggi jabatan seseorang, bukan berarti semakin tinggi pula jaraknya dengan rekan kerja. Sebaliknya, peningkatan jabatan harus membuat seseorang semakin mampu menghargai, peduli, dan membangun hubungan kerja yang sehat. “Tambah tinggi fungsional seseorang, tanpa hormat orang lain, tambah tinggi jabatan kita tanpa kepedulian terhadap orang lain, itu tidak boleh,” tegasnya.

Pesan tersebut menjadi penting dalam membangun lingkungan kerja yang profesional sekaligus humanis. Sebab, keberhasilan sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kemampuan membangun kerja sama dan saling mendukung.

Ali Yafid selanjutnya mendorong tujuh pejabat yang dilantik menjadikan momentum tersebut sebagai titik awal untuk meningkatkan kualitas kinerja.

Setiap pejabat diminta memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing serta mampu menerjemahkan tanggung jawab jabatan ke dalam kinerja nyata.

Ia menegaskan, ukuran keberhasilan aparatur pada akhirnya bukan hanya pencapaian administratif, tetapi juga sejauh mana pekerjaan yang dilakukan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Karena itu, pelayanan publik harus dilakukan dengan sikap ramah, peduli, dan penuh ketulusan. “Berikan manfaat kepada orang lain, layani orang dengan baik, layani orang dengan senyum, layani orang dengan kasih sayang,” pesannya.

Pelantikan tersbut menandai pengangkatan tujuh pejabat fungsional pada sejumlah unit kerja di lingkungan Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan.

Berikut pejabat yang dilantik:

Sitti Nursina, S.Pd. — Pranata Keuangan APBN Mahir, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan.

Muthmainnah Mansyur, S.H. — Pranata Keuangan APBN Mahir, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barru.

Nurningsi, S.Ap., M.A.P. — Pranata Keuangan APBN Penyelia, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa.

Putri Damayanti, S.Kom. — Pranata Keuangan APBN Penyelia, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan.

Sardi, S.E. — Pranata Keuangan APBN Penyelia, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pinrang.

Agustina Sattu Linopadang, S.Th. — Pranata Keuangan APBN Penyelia, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja.

Arfan, S.Pd.I., M.M. — Pranata Komputer Ahli Pertama, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....