Hari Literasi Internasional 2026 Soroti Literasi Masyarakat Berkelanjutan
- 10 Agt 2026 16:52 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Hari Literasi Internasional atau International Literacy Day (ILD) diperingati setiap 8 September di berbagai negara. Peringatan ini mengingatkan masyarakat tentang pentingnya literasi bagi kehidupan yang lebih adil, damai, dan berkelanjutan.
Dilansir dari unesco.org pada Senin, 10 Agustus 2026, Hari Literasi Internasional pertama kali diperingati pada 1967. Peringatan tersebut menjadi momentum bagi pembuat kebijakan, praktisi, dan masyarakat untuk memperkuat budaya literasi.
Literasi merupakan hak asasi manusia yang mendasar bagi setiap orang. Kemampuan tersebut membuka akses terhadap pengetahuan, keterampilan, kebebasan, serta hak asasi manusia lainnya.
Literasi juga menjadi fondasi untuk membangun masyarakat yang menghormati kesetaraan dan non-diskriminasi. Selain itu, literasi mendorong penghormatan terhadap supremasi hukum, solidaritas, keadilan, keberagaman, dan toleransi.
Meski berbagai kemajuan telah dicapai, tantangan literasi masih besar. Pada 2024, setidaknya 739 juta anak muda dan orang dewasa di dunia masih kekurangan keterampilan literasi dasar.
Data tersebut juga menunjukkan empat dari 10 anak belum mencapai kemampuan membaca minimum. Sementara itu, sebanyak 272 juta anak dan remaja tercatat putus sekolah pada 2023.
Pada 2026, Hari Literasi Internasional memasuki peringatan ke-60. UNESCO menetapkan tema “Literasi untuk masyarakat, planet, dan kemakmuran” untuk peringatan tahun ini.
Perayaan global akan digelar UNESCO pada 8–9 September 2026 di Meksiko. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Pemerintah Meksiko dan mencakup pemberian UNESCO International Literacy Prizes.
Peringatan ILD 2026 juga akan berlangsung di tingkat lokal, nasional, dan regional. Perayaan global di Meksiko dapat diikuti secara daring dalam bahasa Inggris, Prancis, dan Spanyol.
Selama enam dekade, berbagai negara dan mitra terus mendorong literasi sebagai hak fundamental. Literasi juga dipandang sebagai penggerak perdamaian dan pembangunan berkelanjutan.
Peringatan 2026 menjadi momentum untuk mengevaluasi capaian literasi, terutama sejak 2015. Momentum tersebut sekaligus digunakan untuk mengidentifikasi tantangan literasi yang masih ada dan yang terus berkembang.
Hari Literasi Internasional 2026 juga menjadi ruang untuk menyoroti kebijakan, praktik, dan kemitraan yang efektif. Upaya tersebut diarahkan untuk memperluas akses literasi bagi semua serta mendukung masyarakat yang damai dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....