Perjalanan Indonesia Raya Menjadi Lagu Kebangsaan Pemersatu Bangsa
- 10 Agt 2026 09:15 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar — Lagu Indonesia Raya tidak sekadar menjadi alunan musik resmi dalam tata kenegaraan, melainkan simbol pendorong semangat kebangsaan yang merekatkan identitas Republik Indonesia. Sejak pertama kali digubah hingga saat ini, lagu ini terus membangkitkan jiwa nasionalisme bagi seluruh rakyat.
Dikutip dari wikipedia.org, Jejak sejarah lagu kebangsaan ini bermula pada tahun 1924 di Yogyakarta, ketika Indonesia masih berada di bawah kungkungan penjajahan Belanda. Sosok komponis muda, Wage Rudolf Supratman, menjadi tokoh sentral yang menciptakan karya monumental ini di tengah tekanan kolonialisme.
W.R. Supratman mengarang lagu tersebut sebagai bentuk penuangan ekspresi dan ungkapan mendalam atas semangat perjuangan. Karyanya ditujukan untuk membakar gelora kebangsaan masyarakat yang merindukan kemerdekaan dan kedaulatan tanah air.
| Baca juga: SMAN 5 Wajo Gelar MPLS Ramah Berkarakter |
Seiring berjalannya waktu, alunan nada dan liriknya dengan cepat menyebar luas serta menjadi sangat populer di kalangan pergerakan kemerdekaan Indonesia. Lagu ini bertransformasi menjadi himne perjuangan yang dinyanyikan para aktivis untuk menyatukan visi perlawanan terhadap penjajah.
Momen bersejarah bagi pengakuan lagu ini terjadi pada tanggal 28 Oktober 1928 dalam perhelatan Kongres Pemuda II di Jakarta. Untuk pertama kalinya, "Indonesia Raya" diperdengarkan secara terbuka di hadapan para pemuda dari pelbagai daerah yang mengikrarkan persatuan nasional.
Perjalanan panjang lagu ini akhirnya mencapai puncaknya setelah Indonesia resmi memproklamasikan kemerdekaannya pada tahun 1945. Pemerintah dan rakyat secara resmi memilih "Indonesia Raya" sebagai lagu kebangsaan Republik Indonesia.
Secara struktur, lirik lagu "Indonesia Raya" terdiri dari tiga bait utama yang ditulis menggunakan bahasa Indonesia. Penggunaan bahasa persatuan dalam lirik tersebut mempertegas identitas nasional yang melampaui sekat-sekat perbedaan suku dan daerah.
Salah satu bagian liriknya menegaskan tekad bersama:
"Indonesia tanah airku, tanah tumpah darahku. Di sanalah aku berdiri, jadi pandu ibuku. Indonesia kebangsaanku, bangsa dan tanah airku. Marilah kita berseru, 'Indonesia bersatu!'. Hiduplah tanahku, hiduplah negeriku, bangsaku, rakyatku semuanya. Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya, untuk Indonesia Raya."
Mengandung makna mendalam tentang semangat kebangsaan, persatuan, dan perjuangan meraih kemerdekaan serta membangun bangsa, "Indonesia Raya" kini selalu dikumandangkan dalam upacara kenegaraan, perayaan nasional, dan acara resmi lainnya sebagai simbol pemersatu bangsa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....