Menteri Lingkungan Hidup Minta Daerah Waspadai Kebakaran di TPA
- 09 Agt 2026 22:00 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Menteri Lingkungan Hidup RI Mohammad Jumhur Hidayat meminta pemerintah kabupaten dan kota mewaspadai ancaman kebakaran selama musim El Nino. Kondisi tersebut diprediksi berlangsung panjang hingga November 2026. Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menjadi salah satu lokasi yang perlu mendapat perhatian.
Ia mengatakan TPA memiliki potensi kebakaran karena mengandung gas metana. Gas tersebut mudah terbakar sehingga perlu dilakukan langkah pencegahan sejak awal. "Saya minta semua pemda dan pemkot untuk waspada, kerahkan pemadam kebakaran, mungkin pembasahan TPA-TPA itu," ujar Jumhur, Minggu,9 Agustus 2026 di Makassar
Menurutnya, kondisi cuaca panas dapat meningkatkan risiko kebakaran. Karena itu, pemerintah daerah diminta memperkuat kesiapsiagaan selama beberapa bulan ke depan. "Ini El Nino benar-benar panjang, sampai bulan November masih panas," katanya.
Jumhur menegaskan pencegahan harus dilakukan sebelum kebakaran terjadi. Pemerintah daerah diminta memastikan tidak ada aktivitas yang memicu api di sekitar TPA. Termasuk larangan membakar dan merokok sembarangan di kawasan tersebut.
Ia menyebut mitigasi perlu dilakukan selama tiga hingga empat bulan. Langkah tersebut penting karena kebakaran TPA akan sulit ditangani jika sudah meluas. "Jadi saya minta paling tiga-empat bulan, jangan sampai sudah terbakar susah, ini kita mitigasi sejak awal," tegasnya.
Selain kesiapan pemadam kebakaran, pembasahan TPA dinilai dapat menjadi salah satu langkah mitigasi. Pemerintah daerah juga perlu melakukan pemantauan secara rutin terhadap lokasi yang rawan terbakar. Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko kebakaran selama musim panas.
Jumhur meminta pemerintah daerah tidak menunggu kebakaran terjadi untuk melakukan penanganan. Kesiapsiagaan dan pencegahan harus menjadi prioritas menghadapi potensi El Nino panjang. Dengan mitigasi sejak awal, risiko kebakaran TPA dan dampaknya terhadap masyarakat dapat ditekan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....