Pendengar Pro 4 RRI Makassar Suarakan Refleksi Kemerdekaan Indonesia

  • 08 Agt 2026 20:48 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Memaknai Kemerdekaan bukan hanya soal m3ngibarkan bendera merah putih didepan rumah, tetapi bagaimana menikmati kemerdekaan itu di tanah sendiri. Namun terkadang perbedaan pendapat akan arti kemerdekaan dapat diungkapkan dengan berbagai cara. Salah satunya yang tertuang lewat siaran RRI Makassar.

Program Siri na Pacce yang mengudara pukul 15.00 hingga 17.00 WITA di Pro 4 RRI Makassar, Sabtu 08 Agustus 2026 berlangsung meriah dengan alunan lagu-lagu dangdut pilihan serta antusiasme tinggi dari para pendengar yang diajak merefleksikan makna kemerdekaan menjelang HUT RI ke-81. Membuka sesi interaktif sore itu, Bunda Sopi, pendengar dari Pao-Pao, Kabupaten Gowa, menyampaikan pandangannya, "Sebenarnya kita sudah merdeka, namun belum sepenuhnya merasakan kemerdekaan karena rakyat masih dibebani pajak yang mahal."ujarnya.

Lebih lanjut, Bunda Sopi menyoroti peningkatan beban ekonomi yang dialami warga di wilayahnya akibat kebijakan pajak daerah terbaru. "Contohnya baru-baru ini kita di Gowa pajak dinaikkan oleh pemerintah naik 100 persen untuk pajak PBB, tapi kita tetap berharap semuanya akan lebih baik untuk bangsa dan negara, terutama masyarakat kecil yang sangat perlu perhatian dari pemerintah," tuturnya saat mengudara.

Berbeda dari nada keprihatinan di Gowa, apresiasi dan kabar baik disuarakan oleh pendengar dari sektor pertanian di Kabupaten Takalar. Dewi dari Takalar membagikan perkembangan positif di wilayahnya dengan menyatakan, "Alhamdulillah di Kabupaten Takalar khususnya kami masyarakat petani ada kemajuan di bidang pertanian, di mana kami petani sudah bisa panen 3 kali dalam setahun padahal dulu hanya bisa panen 2 kali dalam setahun karena irigasi yang belum maksimal".tuturnya.

Menurut Dewi, kehadiran infrastruktur keairan di Takalar memberikan dampak nyata terhadap peningkatan taraf hidup warga lokal. "Dengan adanya pembangunan Bendungan Pamukkulu, sawah petani bisa terairi dengan baik sehingga kami petani sudah naik kelas dan bisa menyekolahkan anak kami, serta kami berharap di HUT RI ke-81 ini Indonesia bisa lebih baik lagi," tegas Dewi penuh rasa syukur.

Sementara itu, Neli, pendengar dari Pettarani, Makassar, menyoroti kerumitan birokrasi dan masalah fasilitas publik kota yang masih dirasakan warga. "Kayak sepertinya belum merdeka Kak, kenapa kelihatannya nampaknya sudah merdeka tetapi hati kita kayak masih terbelenggu jika kita mengurus suatu surat, misalnya pajak-pajak perusahaan itu kan biasanya masih susah cari inilah cari itulah, terus belum lagi jalan-jalan yang bolong itu perlu diperhatikan oleh pemerintah," ungkap Neli.

Neli juga menyinggung keprihatinannya terhadap nasib masyarakat kelas bawah serta pentingnya menjaga optimisme dan penghormatan pada jasa para pahlawan. "Belum lagi kasihan wong cilik yang lagi digusur lapaknya, mereka mau makan apa anak-anaknya sementara pengangguran masih banyak. Tapi kita tetap harus punya optimisme karena kita sangat hormat dengan pahlawan kita dulu yang berdarah-darah demi memerdekakan kita dari belenggu penjajah, meskipun kondisi masyarakat sekarang masih banyak yang miskin," tambahnya.

Apresiasi terhadap program pembangunan manusia juga disampaikan oleh Dg Liwan, pendengar dari kawasan Nuri, Makassar, yang menyoroti kebijakan sosial pemerintah saat ini. "Saat ini sudah bagus dari sisi program pemerintah, yaitu hadirnya Sekolah Rakyat untuk anak keluarga miskin, terus ada program MBG (Makan Bergizi Gratis)," Ujar Dg Liwan membuka komentarnya.

Namun, Dg Liwan menegaskan bahwa keberhasilan program-program pemerintah tersebut masih terancam oleh masalah penyelewengan anggaran. "Tapi sayangnya program sudah bagus tapi masih saja ada korupsi. Jadi di sisi lain kita merasakan kemerdekaan, tapi kita masih terjajah karena maraknya kasus korupsi di negara kita sehingga membuat keuangan negara banyak yang hilang dinikmati oleh segelintir orang yaitu para koruptor," pungkas Dg Liwan menutup interaksi di udara pada siaran Pro 4 RRI Makassar tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....