Kakankemenag Makassar: Warisan Terbaik untuk Anak Bukan Hanya Harta, tapi Al-Qur’an
- 08 Agt 2026 20:24 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Orang tua diajak tidak hanya menyiapkan bekal materi bagi anak, tetapi juga membangun kekuatan spiritual melalui pendidikan Al-Qur’an sejak dini. Pesan itu disampaikan Kakankemenag Kota Makassar H. Muhammad saat menghadiri pertemuan wali santri sekaligus launching TPQ H.M. Asyik di Masjid H.M. Asyik, Jumat, 7 Agustus 2026. Kegiatan bertema “Membina Generasi Qur’ani Berakhlak & Berilmu” tersebut dihadiri Ketua Yayasan H.M. Asyik, pengurus masjid, Ketua TPA H.M. Asyik, para wali santri, dan santri TPQ H.M. Asyik.
Dalam sambutannya, H. Muhammad mengatakan pendidikan agama memiliki peran penting dalam membentuk kekuatan spiritual dan mental anak di tengah berbagai tantangan kehidupan. “Kementerian Agama berfokus pada peningkatan kekayaan spiritual. Karena itu, kita terus membimbing dan mengarahkan anak-anak agar memiliki kekuatan spiritual dan mental yang baik,” ujar H. Muhammad.
Menurutnya, keberhasilan anak tidak cukup hanya diukur dari kemampuan akademik. Kemampuan membaca Al-Qur’an, menjalankan ibadah, dan memiliki akhlak yang baik juga menjadi bekal penting bagi masa depan mereka.
H. Muhammad mengajak para orang tua meluangkan waktu untuk mendampingi pendidikan agama anak. Kesibukan mencari nafkah dan memenuhi kebutuhan keluarga, kata dia, jangan sampai membuat pembinaan spiritual anak terabaikan. “Mari kita wakafkan waktu untuk memperhatikan anak-anak kita. Mereka adalah generasi penerus yang kelak kita harapkan dapat mendoakan orang tuanya,” katanya.
Ia mengingatkan, pendidikan Al-Qur’an merupakan investasi jangka panjang bagi keluarga. Ketika anak tumbuh menjadi pribadi yang baik, rajin beribadah, dan terus melakukan amal kebaikan, orang tua pun akan memperoleh manfaat dari kebaikan tersebut. “Bayangkan kalau anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang tidak meninggalkan salat, rajin bersedekah, dan selalu mendoakan orang tuanya. Insyaallah, kebaikan itu menjadi amal jariyah yang terus mengalir,” tuturnya.
H. Muhammad mengapresiasi hadirnya TPQ H.M. Asyik sebagai wadah pembinaan keagamaan bagi anak-anak di lingkungan masyarakat. Ia berharap TPQ tidak hanya mengajarkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga membentuk karakter dan akhlak santri. “Semoga TPQ H.M. Asyik menjadi tempat lahirnya generasi Qur’ani yang berakhlak dan berilmu. Semoga Allah memberikan kemudahan kepada para ustaz, ustazah, orang tua, dan seluruh pihak yang membina anak-anak kita,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, H. Muhammad secara resmi melaunching TPQ H.M. Asyik. Ia berharap keberadaan lembaga tersebut terus berkembang dan menjadi bagian dari penguatan pembinaan keagamaan di masyarakat. Sementara itu, Ketua Pengurus Harian Yayasan H.M. Asyik, Prof. H. Kamaluddin, mengapresiasi dukungan para orang tua yang telah memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk belajar Al-Qur’an.
Ia menekankan bahwa keberhasilan pendidikan Al-Qur’an membutuhkan kolaborasi antara guru, orang tua, yayasan, pengurus masjid, dan masyarakat. “Kita ingin anak-anak tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan,” ujar Prof. H. Kamaluddin.
Ia juga mengajak para orang tua untuk ikut belajar dan mendampingi anak di rumah sehingga pembelajaran yang diperoleh di TPQ dapat terus diperkuat dalam kehidupan sehari-hari. Launching TPQ H.M. Asyik diharapkan menjadi awal dari penguatan pembinaan generasi Qur’ani di lingkungan masyarakat. Dengan kolaborasi orang tua, guru, yayasan, pengurus masjid, dan Kemenag, TPQ tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, kuat secara spiritual, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....