Korban Kebakaran di Pesisir Tallo Berharap Dibangunkan rumah
- 08 Agt 2026 07:13 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Sudah seminggu pasca kebakaran yang melanda kawasan permukiman padat penduduk di pesisir Jalan Sultan Abdullah II, Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar yang terjadi Jumat dini hari, 31 Juli 2026 sekitar pukul 1.30 Wita. Warga korban kebakaran masih tinggal di tenda pengungsian dan ada yang tinggal di rumah kerabatnya untuk menyambung hidup.
Peristiwa kebakaran pemukiman warga pesisir yang menghanguskan hingga 58 rumah bangunan kayu di atas air pesisir dan berdampak pada lebih dari 100 kepala keluarga serta 310 jiwa, harus kehilangan tempat tinggal. Saat terjadi kebakaran, warga rata - rata mengaku hanya dapat menyelamatkan diri dari kobaran api yang melahap dari rumah ke rumah yang disertai angin dari laut.
Peristiwa tengah malam tersebut saat warga sedang tertidur, dikagetkan dengan amukan si jago merah yang berasal dari selatan pemukiman warga dengan sekejap menghanguskan rumah - rumah pesisir hingga rata dengan permukaan yang menyisakan potongan - potongan tiang kayu. Material bangunan yang terbuat dari kayu dan atap seng rumah warga, menjadi santapan kobaran api hingga nampak tidak tersisa.
Warga korban kebakaran berharap kepada Pemerintah agar membangunkan kembali rumah mereka yang sudah hangus terbakar. Tidak hanya rumah mereka yang sudah hangus juga harta benda mereka, termasuk perahu dan peralatan penangkap ikan di laut dan pesisir sebagai penunjang mencari nafka keluarganya juga sudah hangus. Dengan musibah yang dialami, warga korban kebakaran belum dapat berbuat banyak untuk keluarga mereka.
Salah seorang warga, Daeng Baji saat ditemui, Jumat 7 Agustus 2026 mengungkapkan harapannya kepada pemerintah, agar membantu membangunkan kembali rumah bersama warga lainnya di lokasi kebakaran. Ia mengatakan dirinya bersama 7 orang anggota keluarnya tinggal di rumahnya yang sudah terbakar sangat membutuhkan bantuan untuk dapat kembali membangun rumahnya.
"Saya sudah tiga puluh tahun tinggal disini. Saya tinggal bersama anak saya di rumah panggung kami yang sudah terbakar hanya itu harapan saya bertahan hidup bersama keluarga saya tetapi sudah terbakar mudah - mudahan mau pemerintah membangunkan kembali rumah kami yang sudah terbakar," kata Daeng Baji
Warga setempat, seperti Daeng Baji dan Rusli mengungkapkan pemukiman mereka sebelum terbakar terdapat lorong – lorong jembatan kayu yang tergolong darurat untuk mengakses tempat tinggal mereka yang dibangun di atas air pesisir. Hingga saat ini lokasi kebakaran masih terlihat rata dengan area pesisir, rumah warga tinggal tiang – tiang kayu yang juga sudah hangus terbakar.
Warga korban kebakaran yang masih tinggal di tenda pengunsian, masih sulit beraktifitas seperti biasanya, seperti mencari kerang di pesisir dan ikan di laut karena perahu dan alat penangkap ikan lainnya sudah hangus terbakar.
Sementara Komandan Koramil 3 Kodim 1408/Makassar Mayor Inf.Muhamnad Agus mengatakan pihaknya sejak awal terjadi kebakan di pesisir Kecamatan Tallo, pihaknya bersama anggotanya sudah turun untuk memastikan korban kebakaran dalam keadaan aman. " Hingga saat ini korban kebakaran aman dan kondusif di tempat pengungsian,"Ucap Mayor Muhammad Agus.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....