Khutbah Jumat RRI Makassar Ajak Umat Jaga Tauhid

  • 07 Agt 2026 14:21 WIB
  •  Makassar

RRI MAKASSAR — Masjid Al-Mu'awanah RRI Makassar menggelar ibadah shalat Jumat yang disiarkan secara langsung melalui Pro 1 DI FM 94.4 Mhz dan Pro 4 FM. 92.5 Mhz RRI Makassar pada Jumat 7 Agustus 2026. Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Tolhah, M.Pd. bertindak sebagai khatib dan menyampaikan pesan-pesan mendalam mengenai pentingnya menjaga tauhid serta tidak meremehkan amalan maupun dosa, sekecil apa pun bentuknya.

Mengangkat tema "Jangan Pernah Menganggap Remeh Hal yang Kecil", Ustadz Tolhah mengawali khutbahnya dengan mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa bersyukur atas nikmat hidayah. Menurutnya, kemampuan melangkahkan kaki ke masjid untuk beribadah di tengah kesibukan duniawi merupakan rahmat besar yang tidak boleh disia-siakan.

Khatib membawakan sebuah hadits riwayat Imam Ahmad dari Thariq bin Syihab yang mengisahkan dua orang pria dan seekor lalat. Hadits ini menjadi gambaran nyata bagaimana hal yang tampaknya sepele dapat membawa dampak besar bagi kehidupan akhirat seseorang.

Ustadz Tolhah, M.Pd, Saat membawakan Khutbah Jum'at di Masjid RRI Makassar ( Foto : Ruslan / RRI)

Dalam khutbahnya, Ustadz Tolhah mengutip pernyataan Rasulullah SAW mengenai ikhtibar atau ujian dari perbuatan manusia:

"Ada seseorang yang masuk surga gara-gara lalat, dan ada seseorang yang masuk neraka gara-gara lalat."

Khatib menjelaskan kisah dua orang yang melintasi suatu kawasan yang mewajibkan setiap pengunjung memberikan sesajen atau persembahan kepada berhala setempat. Orang pertama terpaksa mengorbankan seekor lalat karena tidak memiliki hal lain untuk dipersembahkan, hingga akhirnya ia terjerumus ke dalam neraka akibat perbuatan syirik tersebut.

Sebaliknya, orang kedua menolak keras untuk mempersembahkan sesuatu kepada selain Allah SWT meskipun hanya seekor lalat. Keteguhan aqidahnya membuat ia rela mempertaruhkan nyawa hingga akhirnya meraih ridha Allah dan dimasukkan ke dalam surga.

Melihat fenomena tersebut, Ustadz Tolhah mengingatkan para jamaah agar senantiasa waspada terhadap berbagai bentuk kebiasaan atau tradisi yang berpotensi merusak tauhid dan menjerumuskan pada perbuatan syirik.

"Hati-hati jamaah yang dimuliakan oleh Allah SWT, senantiasa waspada terjatuh dalam perbuatan syirik dengan bentuk persembahan, walau sesuatu yang kecil, ini akan merusak ibadah yang kita kerjakan. Jangan sampai amalan puluhan tahun hancur bagaikan debu yang berterbangan hanya gara-gara perkara kecil yang kita anggap remeh." tegas Ustad Tolhah.

Mengakhiri khutbahnya, Ustadz Tolhah mengajak seluruh jamaah dan pendengar RRI Makassar untuk senantiasa menjaga keteguhan keyakinan dan memohon perlindungan kepada Allah SWT. Ia menegaskan bahwa dalam pandangan Allah, tingkat keikhlasan dan ketauhidan seseorang jauh lebih utama daripada menganggap sepele amalan atau larangan-Nya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....