Kemenag Makassar Target 5.000 Santri, Hadiri Wisuda Akbar di Hari Santri
- 06 Agt 2026 08:51 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Kemenag Kota Makassar menargetkan 5.000 santri mengikuti Wisuda Akbar dalam rangkaian Hari Santri 2026 pada Oktober mendatang. Persiapan agenda tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Hari Santri Tahun 2026 yang digelar Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kemenag Kota Makassar di Ruang Dharma Wanita Kantor Kemenag Kota Makassar, Rabu, 5 Agustus 2026.
Rapat dipimpin Kakankemenag Kota Makassar H. Muhammad didampingi Kepala Seksi PD Pontren Hasan Pinang. Hadir pula Ketua dan Sekretaris Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP), Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT), Forum Komunikasi Taman Pendidikan Al-Qur'an (FKTPQ), perwakilan Pondok Pesantren Darul Arqam, Qiro'ah Centre, Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), Forum Rumah Qur'an, serta staf Seksi PD Pontren.
Dalam arahannya, H. Muhammad mengapresiasi keterlibatan berbagai forum dan lembaga pendidikan keagamaan dalam persiapan Hari Santri 2026. Ia menilai kolaborasi tersebut penting agar seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana secara terkoordinasi dan memberi manfaat bagi masyarakat.
“Saya mengapresiasi semangat kebersamaan dan sinergi yang dibangun seluruh forum dan lembaga pendidikan keagamaan. Mari kita perkuat kolaborasi agar seluruh rangkaian Hari Santri 2026 dapat berjalan sukses dan memberi manfaat yang luas bagi masyarakat,” ujar H. Muhammad.
Menurutnya, Hari Santri tidak semestinya hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk memberikan apresiasi atas kontribusi santri dan lembaga pendidikan keagamaan dalam membentuk generasi berkarakter. Rapat kemudian membahas sejumlah agenda utama, di antaranya pelaksanaan Hari Santri, Wisuda Akbar Santri, pembentukan panitia bersama, serta penyelarasan jadwal kegiatan pondok pesantren, madrasah diniyah, dan lembaga pendidikan Al-Qur'an di Kota Makassar. Rangkaian kegiatan direncanakan berlangsung pada 21–23 Oktober 2026 dengan melibatkan berbagai lembaga pendidikan keagamaan Islam di Kota Makassar.
Salah satu agenda yang menjadi perhatian utama adalah Wisuda Akbar Santri. Kegiatan ini direncanakan menjadi bagian dari program Pemerintah Kota Makassar dan ditargetkan melibatkan sekitar 5.000 santri dari berbagai lembaga pendidikan Al-Qur'an dan keagamaan. Wisuda Akbar tersebut juga diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan sebagai bentuk apresiasi terhadap capaian para santri sekaligus memperkuat sinergi antarlembaga pendidikan keagamaan.
Kepala Seksi PD Pontren Hasan Pinang menekankan pentingnya penyatuan jadwal seluruh kegiatan agar tidak berjalan sendiri-sendiri dan dapat diselaraskan dengan agenda Pemerintah Kota Makassar. “Kita perlu menyatukan waktu pelaksanaan kegiatan seluruh lembaga pendidikan keagamaan agar selaras dengan program Pemerintah Kota Makassar. Wisuda Akbar Santri juga kita dorong menjadi agenda bersama yang dapat dilaksanakan secara serentak setiap tahun,” jelas Hasan Pinang.
Sejumlah forum menyampaikan dukungan dan masukan dalam rapat. FKDT menyatakan kesiapan melibatkan para santri dalam seluruh rangkaian kegiatan. BKPRMI mengapresiasi koordinasi yang semakin baik dengan Kemenag Kota Makassar serta mengusulkan pembentukan panitia bersama dan pelaksanaan tabligh akbar.
FKTPQ juga menyatakan komitmennya mendukung seluruh agenda dengan melakukan penyesuaian jadwal bersama Pemerintah Kota Makassar. Sementara Qiro'ah Centre mengusulkan peninjauan kembali jadwal wisuda agar selaras dengan agenda bersama. Forum Rumah Qur'an turut mendukung penyatuan jadwal sebagai bentuk kebersamaan antarlembaga. Adapun rangkaian kegiatan yang direncanakan meliputi Kemah Santri pada 21 Oktober, kemudian Upacara Hari Santri, Wisuda Akbar Santri, Talk Show, dan Tabligh Akbar pada 22 Oktober, serta kegiatan penutupan pada 23 Oktober 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....