Jadi Tuan Rumah OMI 2026, Kemenag Makassar Perkuat Koordinasi

  • 02 Okt 2026 09:16 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Makassar mulai mematangkan berbagai persiapan menghadapi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026. Sebagai tuan rumah, Kemenag Makassar tidak hanya menyiapkan pelaksanaan teknis, tetapi juga memastikan madrasah yang terlibat siap memberikan dukungan selama kompetisi berlangsung.

Persiapan Olimpiade Madrasah tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin Kepala Kantor Kemenag Kota Makassar Muhammad bersama Kasi Penmad Andi Ahmad Ali Inani dan para kepala madrasah negeri se-Kota Makassar. Pertemuan itu menjadi bagian dari upaya menyatukan pembagian tugas sekaligus mengantisipasi persoalan yang berpotensi muncul saat kegiatan berlangsung.

Muhammad menekankan bahwa status sebagai tuan rumah membawa tanggung jawab yang harus dikerjakan bersama oleh seluruh jajaran. “Kita sebagai tuan rumah harus menyukseskan kegiatan ini. Harapan saya, nanti ketika kita melaporkan kepada Kanwil, tidak ada masalah yang menjadi kendala dalam pelaksanaannya,” ujar Muhammad.

Menurut Muhammad, Kemenag Makassar sebenarnya memiliki pengalaman dalam menangani berbagai kegiatan tingkat provinsi sehingga persiapan OMI tidak perlu dipandang sebagai beban. “Saya percaya kepada teman-teman semua. Jangan sampai kegiatan ini justru menjadi beban,” ungkapnya.

Ia menilai pengalaman menjadi tuan rumah dalam sejumlah kegiatan sebelumnya dapat menjadi modal penting untuk menghadapi Olimpiade Madrasah tahun ini. “Kita sudah terbiasa menjadi tuan rumah dalam berbagai ajang tingkat provinsi dan alhamdulillah selalu sukses. Jadi saya yakin dengan kebersamaan dan pengalaman yang kita miliki, kegiatan ini dapat kita laksanakan dengan baik,” katanya.

Selain kesiapan teknis, koordinasi antarpihak juga menjadi perhatian dalam persiapan OMI tingkat provinsi. Muhammad meminta setiap kendala yang ditemukan di lapangan segera disampaikan agar persoalan dapat ditangani sebelum mengganggu rangkaian kegiatan, sejalan dengan harapannya agar pelaksanaan dapat dilaporkan ke Kanwil tanpa persoalan berarti.

Kesiapan juga datang dari MAN 3 Kota Makassar yang menjadi salah satu bagian penting dalam dukungan tuan rumah. Kepala MAN 3 Kota Makassar Zulfikar Nur mengatakan pihaknya telah membentuk panitia lokal untuk membantu panitia tingkat provinsi selama Olimpiade Madrasah berlangsung.

“Sebagai pihak tuan rumah, MAN 3 Kota Makassar sudah melakukan berbagai persiapan. Kami juga telah membentuk panitia lokal yang nantinya membantu panitia tingkat provinsi, terutama dalam menangani hal-hal yang bersifat urgent di lapangan,” jelas Zulfikar Nur.

Menurut Zulfikar, keberadaan panitia lokal diharapkan membuat penanganan kebutuhan di lokasi berlangsung lebih cepat. “Kami juga telah membentuk panitia lokal yang nantinya membantu panitia tingkat provinsi,” jelasnya, terutama untuk mendukung kebutuhan teknis dan persoalan yang membutuhkan respons segera.

Sementara itu, Kasi Penmad Kemenag Kota Makassar Andi Ahmad Ali Inani bersama para kepala madrasah negeri terus mematangkan pembagian peran masing-masing. “Berbagai persiapan telah dilakukan” menjadi bagian dari langkah untuk memastikan setiap madrasah memahami dukungan yang harus diberikan dalam penyelenggaraan OMI tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Olimpiade Madrasah tidak hanya menjadi ajang kompetisi antarpeserta didik, tetapi juga ruang untuk memperlihatkan kemampuan dan potensi siswa madrasah. “OMI menjadi momentum penting bagi peserta didik madrasah untuk menunjukkan kemampuan, mengembangkan potensi, serta membangun semangat berprestasi,” demikian gambaran tujuan kegiatan yang menjadi dasar pentingnya kesiapan seluruh unsur pendukung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....