Disdik Sulsel Sebut Revitalisasi Sekolah di Daerah 3T Jadi Prioritas
- 03 Agt 2026 20:48 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memastikan sekolah di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) menjadi prioritas dalam program revitalisasi pendidikan. Program tersebut juga mencakup penguatan fasilitas pembelajaran berbasis digital. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan pemerataan mutu pendidikan di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Iqbal Najamuddin, mengatakan sekolah di kawasan 3T mendapat perhatian khusus dalam program revitalisasi. Pemerintah telah mengusulkan perbaikan sarana dan prasarana di sejumlah daerah.
"Sekolah-sekolah yang berada di kawasan 3T menjadi prioritas dalam program revitalisasi serta peningkatan sarana dan prasarana pendidikan," kata Iqbal Najamuddin, Senin 3 Agustus 2026
Menurutnya, daerah yang menjadi perhatian antara lain Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan serta Kabupaten Kepulauan Selayar. "Ada beberapa lokasi yang masuk wilayah 3T, seperti di Kabupaten Pangkep, Kepulauan Selayar, beberapa titik di Luwu Utara, Bone, dan Toraja. Perlakuannya sama dengan sekolah lainnya dalam program revitalisasi. Kami juga memberikan perhatian khusus dengan mengusulkan sekolah-sekolah tersebut,”sebut Iqbal
Selain revitalisasi bangunan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menjalankan program digitalisasi pembelajaran di kawasan 3T. Program ini bertujuan mempermudah akses pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi. "Bapak Gubernur(Andi Sudirman Sulaiman, red) telah menyiapkan program digitalisasi untuk memudahkan proses pembelajaran di sekolah-sekolah kawasan 3T," ujarnya.
Ia menjelaskan digitalisasi diharapkan dapat mengurangi kesenjangan kualitas pendidikan antara daerah perkotaan dan wilayah terpencil. Pemanfaatan teknologi juga mendukung peningkatan kompetensi guru dan peserta didik. Program tersebut menjadi bagian dari transformasi pendidikan di Sulawesi Selatan.
Iqbal berharap revitalisasi dan digitalisasi mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan di kawasan 3T. Menurutnya, seluruh peserta didik berhak memperoleh akses pendidikan yang setara tanpa memandang lokasi sekolah. "Kami ingin seluruh siswa, termasuk di wilayah 3T, memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas melalui revitalisasi dan digitalisasi pembelajaran," tutup Iqbal
Sebanyak 400 sekolah jenjang SMA dan SMK telah diusulkan kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk memperoleh bantuan revitalisasi. Dari jumlah tersebut, sekitar 200 sekolah telah mendapat atensi untuk segera direvitalisasi. Pemerintah berharap proses tersebut dapat segera direalisasikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....