Kabag Kesra Makassar Tekankan Pemahaman Agama dengan Baik untuk Pererat Ukhuwah

  • 01 Agt 2026 11:09 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Makassar Komisis Ukhuwah menggelar kegiatan Forum Group Discussion (FGD) bertema "Merawat Ukhuwah Islamiyah, Wathaniyah, dan Basyariah" di Hotel Almadera, Sabtu, 1 Agustus 2026. Forum diskusi ini digelar sebagai upaya memperkuat persaudaraan dan menjaga kerukunan antarumat beragama di Kota Makassar. Dalam kegiatan ini, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kota Makassar, Mohammad Syarief, mengatakan kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis melalui pengamalan ajaran agama secara benar.

Menurutnya tujuan utama kegiatan ini adalah mengajak seluruh umat beragama untuk kembali menjalankan ajaran agamanya masing-masing dengan baik dan benar sebagai landasan membangun persaudaraan. "Pada hakikatnya, kita harapkan kegiatan FGD dengan tema Merawat Ukhuwah Islamiyah, Wathaniyah, dan Basyariah ini menjadi momentum untuk kembali menjalankan agama kita masing-masing dengan baik dan benar. Ketika kita menjalankan agama dengan benar, maka tujuan kita untuk merawat ukhuwah Islamiyah, wathaniyah, dan basyariah ini otomatis bisa tercapai," ujar Mohammad Syarief.

Dikatakan, nilai-nilai persaudaraan tidak hanya menjadi tanggung jawab umat Islam, tetapi juga seluruh pemeluk agama di Indonesia. Karena itu, setiap umat beragama memiliki peran penting dalam menjaga toleransi dan keharmonisan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Syarief menegaskan seluruh pemeluk agama, baik Islam, Kristen, Hindu, Buddha, maupun Konghucu, diharapkan mampu mengamalkan ajaran agamanya secara konsisten. Dengan demikian, semangat persaudaraan dan saling menghormati dapat terus tumbuh di tengah masyarakat yang majemuk.

"Pada prinsipnya kita harus kembali kepada ajaran kita masing-masing, termasuk juga agama-agama lain seperti Kristen, Hindu, Buddha, dan Konghucu, agar menjalankan ajaran agamanya dengan baik dan benar sehingga semangat ukhuwah atau persaudaraan ini bisa tercapai. Saya kira tidak akan ada ego-ego yang hadir di tengah-tengah masyarakat kalau kita paham tentang ajaran agama kita masing-masing dan kita amalkan ajaran agama itu," jelasnya.

Ia menambahkan, pemahaman yang baik terhadap nilai-nilai agama akan melahirkan sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, serta menghindarkan masyarakat dari sikap egoisme yang berpotensi memicu konflik sosial. Oleh karena itu, penguatan nilai-nilai keagamaan perlu terus didorong melalui berbagai forum dialog dan edukasi.

Melalui FGD tersebut, ia berharap semangat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariah dapat semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat. Dengan persaudaraan yang kuat dan pengamalan ajaran agama yang baik, kerukunan dan persatuan di Kota Makassar diharapkan terus terjaga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....