Kebakaran Dini Hari di Tallo, Akses Sempit Hambat Proses Pemadaman
- 31 Jul 2026 12:41 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman di Jalan Sultan Abdullah II, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, pada Jumat dini hari sekitar pukul 01.26 WITA. Kobaran api dengan cepat menghanguskan puluhan rumah warga yang sebagian besar berada di bantaran Sungai Tallo.
Berdasarkan data sementara dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar, sekitar 50 atap rumah dilaporkan terbakar. Hingga saat ini, total kerugian material akibat peristiwa tersebut masih dalam proses pendataan sehingga belum dapat ditaksir secara pasti.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar, Fadli Wellang, mengatakan cepatnya perambatan api dipengaruhi oleh kondisi bangunan yang didominasi material kayu dan semi permanen. Selain itu, angin yang bertiup cukup kencang saat kejadian turut memperbesar penyebaran api ke rumah-rumah di sekitarnya.
"Untuk data yang kami rilis, jumlah kerugian belum bisa ditaksir. Namun kurang lebih 50 atap rumah terbakar karena sebagian besar bangunan di lokasi merupakan rumah kayu dan semi permanen. Kebakaran juga terjadi di bantaran Sungai Tallo, sehingga ditambah kondisi angin yang cukup kencang semalam membuat perambatan api berlangsung sangat cepat," kata Fadli Wellang, Jumat, 31 Juli 2026.
Dalam upaya pemadaman, Dinas Pemadam Kebakaran mengerahkan sekitar 30 unit armada dari dua posko. Sejumlah mobil tangki juga disiagakan untuk mendukung pasokan air yang harus diisi ulang secara berkala dari kawasan Ratulangi. Petugas juga menghadapi kendala berupa akses jalan yang sempit dan banyaknya warga yang memadati lokasi sehingga memperlambat mobil pemadam mencapai titik kebakaran.
"Kendala utama kami adalah akses jalan yang sempit serta banyaknya warga yang memadati lokasi sehingga sedikit menghambat armada untuk tiba lebih cepat. Kami tidak mengambil air dari Sungai Tallo karena kondisi air yang keruh dikhawatirkan dapat merusak pompa armada, sehingga seluruh pengisian ulang dilakukan di Ratulangi," ujar Fadli.
Hingga kini, data mengenai kemungkinan adanya korban jiwa masih menunggu hasil pendataan dari Dinas Sosial. Berdasarkan informasi sementara dari Dinas Pemadam Kebakaran, belum terdapat laporan mengenai korban meninggal dunia akibat peristiwa tersebut.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Pemerintah Kota Makassar memastikan akan menyalurkan bantuan kepada seluruh warga terdampak sebagai bagian dari penanganan darurat pascakebakaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....