Ali Yafid: Semangat Ulama Wajo Harus Menjadi Inspirasi Generasi Muda

  • 29 Jul 2026 13:50 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Wajo - Kunjungan Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Ali Yafid, ke Kabupaten Wajo menjadi momentum memperkuat komitmen dalam menjaga warisan keilmuan dan keteladanan para ulama. Dalam kunjungan tersebut, Menteri Agama RI menegaskan pentingnya merawat peninggalan para ulama sebagai bagian dari upaya menjaga nilai-nilai keislaman, pendidikan, serta karakter generasi penerus bangsa.

Kunjungan ini juga menjadi pengingat bahwa warisan para ulama bukan hanya berupa naskah, masjid, atau situs bersejarah, tetapi juga nilai-nilai keilmuan, semangat dakwah, serta keteladanan yang terus relevan di tengah perkembangan zaman. Melalui penguatan tradisi keilmuan tersebut, diharapkan lahir generasi yang mampu memadukan pemahaman agama dengan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat.

Kabupaten Wajo sendiri dikenal sebagai salah satu pusat perkembangan Islam di Sulawesi Selatan yang melahirkan banyak ulama berpengaruh. Jejak perjuangan mereka hingga kini masih menjadi rujukan dalam pengembangan pendidikan Islam, pembinaan umat, serta penguatan karakter masyarakat yang religius dan moderat.

Kakanwil Kemenag Sulsel, Ali Yafid, menyampaikan bahwa Kabupaten Wajo memiliki sejarah panjang sebagai salah satu daerah yang melahirkan banyak ulama dengan kontribusi besar terhadap perkembangan Islam di Sulawesi Selatan. Menurutnya, perjuangan, ilmu, dan keteladanan para ulama tidak boleh berhenti sebagai catatan sejarah, tetapi harus terus dihidupkan melalui pendidikan dan pembinaan generasi muda. "Keduanya bertemu di Wajo. Semoga semangat yang diwariskan para ulama terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam membangun umat yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia," ujar Ali Yafid, Selasa (28/7/2026).

Ia menjelaskan, menjaga warisan ulama tidak hanya sebatas merawat situs bersejarah, tetapi juga menghidupkan tradisi keilmuan, memperkuat pendidikan agama, serta menanamkan nilai-nilai akhlak dalam kehidupan masyarakat. Rangkaian kunjungan di Wajo menghadirkan pesan tentang pentingnya keseimbangan antara doa, ilmu, dan pengabdian.

Daerah ini menjadi simbol perjalanan panjang dakwah dan pendidikan Islam yang terus berkembang dari generasi ke generasi. Melalui kunjungan tersebut, Menteri Agama dan Kakanwil Kemenag Sulsel berharap semangat para ulama tetap menjadi fondasi dalam membangun masyarakat yang religius, berilmu, berakhlak, serta mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....